Terapkan Sekolah Ramah Anak, Sriatin Ungkap Kendala yang Dihadapi

Satu diantara sekolah yang telah menerapkan program Sekolah Ramah Anak (SRA) di Kabupaten Kubu Raya adalah SDN 01 Rasau Jaya

Terapkan Sekolah Ramah Anak, Sriatin Ungkap Kendala yang Dihadapi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/BELLA
Kepala Sekolah SDN 01 Rasau Jaya, Sriatin 

Terapkan Sekolah Ramah Anak, Sriatin Ungkap Kendala yang Dihadapi

PONTIANAK - Satu diantara sekolah yang telah menerapkan program Sekolah Ramah Anak (SRA) di Kabupaten Kubu Raya adalah SDN 01 Rasau Jaya.

Kepala sekolah SDN 01 Rasau Jaya, Sriatin menerangkan, hal itu bukan saja semata wujud program dari pemerintah pusat Melalui Kementerian Perempuanmu dan Anak, memainkan juga komitmen dari pihak sekolah.

Sriatin menerangkan, sejak awal mereka memang punya mimpi membuat sekolah yang bersih, serta mengatur kembali tata ruang yang ada.

“Karena boleh dikatakan dulu ketika kami berdiri bersama ketua komite kondisi nya memang kurang rapi, jadi kami punya keinginan bagaimana menciptakan sebuah sekolah itu yang enak, yang nyaman dan anak merasa nyaman,” ungkapnya.

Baca: Hasil Bali United Vs Persija Jakarta (1-0), LIVE STREAMING RCTI Babak Kedua Piala Indonesia

Baca: Jambret Beraksi di Jembatan Lama Ngabang, Uang Tunai Rp 170 Juta Hingga Handphone Raib

Baca: Tak Hanya Wanita, Pria Juga Bisa Ngidam Lho, Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Mereka berupaya menciptakan sekolah yang hijau, bisa untuk bermain, bisa untuk belajar dengan harapan agar wawasan anak semakin bertambah.

“Jadi mimpi kami itu, itu yang kami inginkan awalnya. Terlepas dari bagaimana program pemerintah, kita akan menyikapi dengan baik,” katanya.

Namun sejauh ini bukan tanpa kendala menurut Sriatin, diantaranya sekolah itu harus bebas narkoba, sekolah itu harus bebas dari bully serta hal lainnya yang bersifat kekerasan.

“Tapi yang namanya anak kan masih kadang kelai, itu yang biasa terjadi semacam itu, artinya sebatas wajar,” katanya.

Makanya, dalam penerapan SRA ini, pihak sekolah juga aktif memberikan sosialisasi kepada para siswa, baik saat upacara maupun ketika berada di dalam kelas melalui para guru dan kepala sekolah.

Sejauh ini, menurut Sriatin, selain SD nya, ada 3 sekolah lainnya di Rasau Jaya yang telah menerapkan SRA.

Penulis: Rizki Fadriani
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved