Satgas 643/WNS Gagalkan Penyelundupan Belasan Ribu Batang Rokok dan Minol di Jalur Tikus Kalbar

Rokok dan seratusan botol minol yang berasal dari Malaysia dan hendak diselundupkan ke Indonesia melalui jalur tikus di perbatasan Sanggau

ISTIMEWA
Anggota Satgas Pamtas Yonif Mek 643/WNS saat data rokok dan Minol yang berhasil di gagalkan penyelundupan dari malaysia ke indonesia melalui jalan tikus di Entikong beberapa waktu lalu 

Satgas 643/WNS Gagalkan Penyelundupan Belasan Ribu Batang Rokok dan Minol di Jalur Tikus Kalbar

SANGGAU - Anggota Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri Mekanis (Yonif Mek) 643/Wanara Sakti berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal berupa Rokok dan Minuman Beralkohol (Minol)

Diketahui Ratusan Bungkus Rokok dengan berbagai merk atau sekitar 12.240 batang rokok dan seratus botol minol yang berasal dari Malaysia dan hendak diselundupkan ke Indonesia melalui jalur tikus di perbatasan Kabupaten Sanggau.

Komandan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto di Entikong menuturkan upaya penyelundupan berhasil digagalkan oleh Satgas Pamtas bermula saat personel Satgas Pamtas melaksanakan patroli rutin pada kamis (25/4/2019)

Baca: VIDEO: Kerennya Defile Pasukan di Cara Serah Terima Pasukan Kodam XII Tanjungpura

Baca: Kodam XII/Tpr Fokus Buka Akses di Desa Batu Lapis Ketapang, Bangun Jalan Sepanjang 20 Km

"Saat anggota melakukan Patroli melihat ada masyarakat yang mengendarai motor melewati jalur tidak resmi. Namun saat di datangi untuk di periksa, justru warga melarikan diri dan meninggalkan bawaannya "ujar Dwi Agung pada Jumat (26/4/2019)‎

Lanjutnya," namun ketika dilakukan pemeriksaan didapati membawa rokok sejumlah lebih kurang 12.240 batang kemudian ada minuman alkohol yang selanjutnya barang tersebut diamankan oleh tim patroli," ungkap singkat Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns.

Baca: Mayjen TNI Herman Asaribab, Siap Pimpin Kodam XII Tanjungpura

Untuk sementara Dwi Agung menduga barang-barang tersebut akan diselundupkan ke wilayah Indonesia untuk diperjualbelikan kembali di daerah sekitar Kecamatan Entikong. (hdi)

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved