Breaking News:

LPPOM MUI Kalbar Serahkan Sertifikat Halal Kepada 19 UMKM

LPPOM MUI Provinsi Kalbar melalukan penyerahan sertifikat halal kepada 19 pemilik UMKM atau perushaan di Sekretariat LPPOM MUI

TRIBUNPONTIANAK/Mia Monica
Foto bersama usai acara penyerahahan sertifikat halal, dari LPPOM MUI Kalbar kepada 19 pemilik UMKM atau Perusahaan, Jumat (26/4/2019). 

LPPOM MUI Kalbar Serahkan Sertifikat Halal Kepada 19 UMKM

PONTIANAK - Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Provinsi Kalimantan Barat melalukan penyerahan sertifikat halal kepada 19 pemilik UMKM atau perushaan di Sekretariat LPPOM MUI, Jumat (26/4)/2019).

Adapun 19 UMKM atau perusahaan tersebut adalah RISQI QUA,RASYAQUA, Bangau 23, PT Cahaya Abda Sentosa, VC Cahaya Unggas, Rumah Potong Hewan Ruminansia Kota Singkawang, PT Fajar Marunting Jay, Roti Gembul, UPPKS Wanita Jaya Makmur, Arcia Oil Minyak, Arcia Oil Keripik, PT Fajar Tirta Natural, PD Surya Jaya, Jestkin’s, Raja Nastar, Kopi SURYA, Katering Ronggolawe, PD Sumber Sedap Wangi serta Gajah dan Kambing Dua.

Pelaku UMKM atau Perushaan kali ini yang menerima sertifikasi halal berasal dari Kota Pontianak, Kubu Raya, Sanggau dan Singkawang.

Baca: Bea Cukai Entikong Terima Pelimpahan 70 Slop Rokok dan 96 Botol Miras

Baca: Upaya Sejahterakan Petani, Fakultas Pertanian Universitas Kapuas Teken Kerjasama Dengan Distanbun

Baca: Brace Stefano Lilipaly Bawa Bali United Taklukkan Persija di Piala Indonesia, Ini Cuplikan Golnya

Di Kalbar, Sudah Ada 201 UMKM Yang Bersertifikat Halal

Penyerahan sertifikat halal ini dilakukan setiap dua bulan sekali. Sampai saat ini ada 201 UMKM di Kalbar yang sudah terverifikasi halal.

Menurut Direktur LPPOM MUI Kalbar M Agus Wibowo, dari 19 UMKM atau perusahaan yang menerima serfikat hari ini, ada satu pelaku usaha yang menarik, yaitu pengusaha Rumah Potong Hewan (RPH) Ruminansia dari Kota Singkawang.

Direktur LPPOM MUI Kalbar M Agus Wibowo saat ditemui Tribun
Direktur LPPOM MUI Kalbar M Agus Wibowo saat ditemui Tribun usai melakukan penyerahan sertifikat halal kepada 19 UMKM, di Sekretariat LPPOM MUI Komplek Masjid Mujahidin Pontianak, Jumat (26/4)/2019)/ MIA MONICA.

Ia mengatakan bahwa dinas pangan memang memiliki kewajiban untuk menyediakan daging ASUH yaitu Aman, Sehat, Utuh dan Halal. Karena hal tersebut sudah ada di Undang-undang, pemerintah harus mempersiapkan atau menyediakan masyarakat daging ASUH.

“Kita yakin berdasarkan peraturan, maka yang mensertifikasi sampai sekarang, sebelum nanti UU 33 tahun 2019 maka sampai sekarang kita masih regulasi itu, masih dipegang oleh LPPOM MUI,” ujar Direktur LPPOM MUI Kalbar M Agus Wibowo.

Ia pun menyebutkan beberapa pemerintah di Singkawang harusnya sudah melakukan sertifikasi RPH. Karena dengan adanya sertfikasi RPH, diharapkan dapat semakin bertumbuh kuliner-kuliner yang ada di Kota Singkawang.

Halaman
12
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved