Me Campus

Hefni: Menulis Puisi Itu Mengungkapkan Pikiran dan Perasaan

Yuk simak penjelasan seorang penulis satu ini, yang sudah menciptakan sebuah buku karya puisi sobat Me Campus kita, Hefni Maulana

Hefni: Menulis Puisi Itu Mengungkapkan Pikiran dan Perasaan
ISTIMEWA
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Dan sastra Indonesia IKIP PGRI Pontianak, Hefni 

Hefni: Menulis Puisi Itu Mengungkapkan Pikiran dan Perasaan

PONTIANAK - Menyenangkan sekali bisa menyampaikan perasaan dengan sebuah puisi.

Rasa romantis bisa beraduk dengan perasaan sedih, senang dan sudah yang bisa tertuang dalam sebuah tulisan untuk memotivasi diri.

Banyaknya kata tercipta bukan karena manusia butuh, akan tetapi kata tercipta untuk sebuah motivasi diri menjadi lebih baik.

Baca: Eksistensi Puisi Hingga Kenangan Sosok Penyair Terkenal Indonesia

Baca: Gabriella: Mulai Suka Puisi dari SMP Melihat Karya JK Rowling

Yuk simak penjelasan seorang penulis satu ini, yang sudah menciptakan sebuah buku karya puisi sobat Me Campus kita, Hefni Maulana, mahasiswa program Studi Pendidikan Bahasa Dan sastra Indonesia IKIP PGRI Pontianak yang punya akun nstagram @masnulis_sajak. 

"Menulis itu mengungkapkan pikiran, perasaan dan keadaan yang ada di sekitar, dengan menulis saya bisa mengabadikan keadaan yang sedang saya alami apapun bentuknya. Terlebih saya memang sangat menyukai puisi, ada banyak keindahan kata yang harus saya tuangkan. Disamping itu saya ingin meningkatkan perkembangan literasi yang ada di kalimantan barat. Salah satu caranya adalah melalui puisi, karena semua orang pasti suka puisi dan tidak akan sungkan membaca puisi apalagi di zaman teknologi yang dengan mudah kita bisa menemukan puisi di media sosial. Menulis membuat saya merasa menjadi manusia yang bebas. Dan menulis puisi membuat saya bisa berbagi sesuatu hal kepada semua orang dan itu dimulai sejak saya nyantri dulu di salah satu pesantren di Jawa Timur, antara tahun 2006 sampai 2013. Tetapi mulai menekuni menulis puisi sejak tahun 2010 ketika saya bergabung dengan forum lingkar Pena (FLP). Harapan saya yaitu adanya dampak positif bagi para penikmat puisi kalimantan barat agar juga bisa memulai menulis puisi dan sebagainya setelah membaca karya-karya saya. Dan yang terpenting adalah bagaimana pemerintah daerah nantinya dapat memberikan wadah bagi para penulis Kalbar untuk bisa memberikan support dan dukungan demi kemajuan literasi di Kalbar," . (Maudy)

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved