SMPN 22 Ambruk

Dugaan Sementara Robohnya SMPN 22 Pontianak Menurut Polisi

Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan Polresta, dan pihaknya juga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait robohnya sekolah ini.

Dugaan Sementara Robohnya SMPN 22 Pontianak Menurut Polisi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
SMPN 22 Pontianak ambruk, Jumat (26/4/2019). 

Dugaan Sementara Robohnya SMPN 22 Pontianak Menurut Polisi

PONTIANAK- Kapolsek Pontianak Selatan, Kompol Anton Satriadi mengatakan bahwa, robohnya gedung SMPN 22 Pontianak diduga karenakan bangunan yang sudah miring, dan usia yang cukup tua, kemudian ditambah curah hujan dan angin yang cukup kuat dalam beberapa hari terkahir membuat bangunan menjadi tidak kuat dan roboh.

"Dimana sekolah ini sebenarnya bangunan lama, Kami dapat informasi ini bangunan tahun 2005, dan pada tahun lalu juga sudah di usulkan ke Dinas, dan pada prinsipnya bangunan ini sudah miring sebelumnya, dapat kita prediksi, kemungkinan hujan karena beberapa hari ini, mempercepat robohnya bangunan,"ujar Anton Satriadi.

Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan Polresta, dan pihaknya juga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait robohnya sekolah ini.

Baca: Petugas Pemilu Kecamatan Sambut Baik Langkah Dinkes

Baca: Universitas BSI Kampus Pontianak Fasilitasi Lapangan Kerja & Wirausaha Bagi Alumni dan Mahasiswa

Kompol Anton mengatakan pada robohnya sekolah ini tidak ada korban jiwa, hanya terdapat kerugian materil, namun pihaknya belum mentafsirkan berapa kerugian akibat Robohnya sekolah ini.

"Untuk korban jiwa tidak ada, untuk kerugiannya belum kita tafsir, nanti ahlinya yang akan mentafsir,"jelasnya.

Saat kejadian robohnya sekolah ini sendiri para saksi mata mengungkapkan cuaca di lokasi tidak hujan, hanya saja sebelumnya kejadian memang kondisi cuaca hujan deras dengan angin yang cukup kencang.

Penulis: Ferryanto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved