Peringati Hari Hartini, Pemkot Gelar Seminar Perempuan Hebat

Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Sumastro membuka seminar hari Kartini tahun 2019, di Balairung Kantor Wali Kota Singkawang

Peringati Hari Hartini, Pemkot Gelar Seminar Perempuan Hebat
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Sumastro membuka seminar hari Kartini tahun 2019, di Balairung Kantor Wali Kota Singkawang, Senin (22/4/2019). Ist 

Citizen Reporter
Tim Media Center Singkawang

Peringati Hari Hartini, Pemkot Gelar Seminar Perempuan Hebat

SINGKAWANG - Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Sumastro membuka seminar hari Kartini tahun 2019, di Balairung Kantor Wali Kota Singkawang, Senin (22/4/2019).

Seminar itu mengangkat tema perempuan hebat, perempuan berkarya dengan judul seminar digital teknologi dan peningkatan peran perempuan dalam entrepreneurship.

"Saya yakin bahwa tema dan judul tersebut dimaksudkan agar kita senantiasa termotivasi untuk menjadikan diri kita tetap bersemangat menambah ilmu, wawasan dan belajar bagaimana membuat tantangan menjadi peluang," kata Sumastro.

Baca: Gelar Economic Chees Competition, Panitia Targetkan 120 Peserta

Baca: Benarkan 7 Kasus Money Politik di Sekadau, Faisal: Ada Update Baru

Baca: Siang Ini, Pawai Pelepasan Kontingen Kecamatan Ngabang Untuk Naik Dango ke XXXIV

Menurutnya, Raden Ajeng Kartini merupakan sosok seorang perempuan yang inspiratif, yang telah membawa perubahan ketika berada di zamannya untuk menjadikan perempuan memiliki kemampuan setara dengan laki-laki.

"Pemikiran beliau telah selangkah lebih maju dibandingkan perempuan lain yang hidup pada zamannya, berkat jasa beliaulah kita dapat merasakan dampaknya hingga sekarang," ujarnya.

Pada saat ini, katanya, negara telah memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada perempuan untuk berkiprah di segala lini kehidupan.

"Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah maukah perempuan memanfaatkan kesempatan itu dan meningkatkan kemampuan serta mereformasi dirinya untuk menjadi perempuan yang hebat, berkarya dan senantiasa mengupdate dirinya sesuai dengan zaman," ungkapnya.

Menurutnya, keterlibatan perempuan yang semakin besar pada sektor publik tentu saja merupakan hal yang harus disyukuri. Hanya saja, di era globalisasi ini akan membawa konsekuensi bagi perempuan itu sendiri baik sebagai individu maupun sebagai seorang istri dan seorang ibu.

"Oleh karena itu, tugas perempuan akan menjadi lebih berat terutama untuk membentengi dirinya maupun keluarganya dari arus globalisasi yang akan membawa dampak merugikan bila kita tidak pandai menyaring dan memilah manfaat dari kemajuan teknologi tersebut," jelasnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved