Citizen Reporter

Penerimaan Pajak Dana Desa Masih Rendah

Karena itu, Yusran menyebut pentingnya upaya peningkatan pengetahuan akan wajib pajak.

Penerimaan Pajak Dana Desa Masih Rendah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Caption: Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam saat membuka kegiatan Sosialisasi Hak dan Kewajiban Perpajakan bagi Desa se-Kabupaten Kubu Raya di Gardenia Resort, Kamis (25/4). 

Citizen Reporter 

Humas Pemkab Kubu Raya,  Rio Raziqin

Kubu Raya - Kontribusi pajak bagi pembangunan negara punya peran signifikan. 

Menurut data Kementerian Keuangan pada APBN 2017, penerimaan negara dari perpajakan mencapai 85,6 persen dari total pendapatan. 

Sayangnya penerimaan pajak yang berasal dari APBN termasuk pengelolaan keuangan desa masih pada angka kurang dari 9 persen dari total penerimaan pajak.

“Padahal angka dana desa yang dikucurkan semakin tahun makin meningkat. Di tahun 2019, desa-desa di Kabupaten Kubu Raya mendapatkan alokasi dana desa atau DD sebesar total Rp 134,5 miliar atau rata-rata perdesa berkisar Rp 800 juta hingga Rp 1,4 miliar. Hal ini menjadi potensi kontribusi yang besar dalam mengoptimalkan penerimaan negara,” kata Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam saat membuka kegiatan Sosialisasi Hak dan Kewajiban Perpajakan bagi Desa se-Kabupaten Kubu Raya di Gardenia Resort, Kamis (25/4). 

Baca: Hingga Saat Ini Sudah 7 Kasus Money Politic Teregister di Bawaslu Sekadau

Baca: Siswi SD Al Azhar Ini Tak Gentar Bersaing dengan Siswa SMA di Seleksi Atletik Popda Pontianak

Yusran mengatakan rendahnya angka penerimaan pajak dari sektor dana desa antara lain disebabkan tingkat kepatuhan penyetoran dan pelaporan pajak oleh wajib pajak pada pemerintah desa yang masih rendah. 

Minimnya kepatuhan itu, menurut dia, dikarenakan sejumlah faktor, diantaranya rendahnya pengetahuan pajak oleh wajib pajak. 

“Dalam perpajakan, pengetahuan dan pemahaman tentang aturan perpajakan menjadi dasar bagi wajib pajak untuk melaksanakan kewajiban perpajakan,” ujarnya.

Baca: Persatuan Atletik Seluruh Indonesia Gelar Seleksi Atlet Popda Pontianak

Karena itu, Yusran menyebut pentingnya upaya peningkatan pengetahuan akan wajib pajak. 

Hal itu demi mengoptimalkan penerimaan pajak. Adapun secara khusus bagi desa, peningkatan pemahaman akan perpajakan merupakan bagian dari upaya pencapaian pengelolaan keuangan desa yang tertib, efektif, transparan, dan akuntabel.

“Melalui sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman kepala urusan keuangan desa selaku wajib pajak pengelola dana desa dalam melaksanakan penyetoran dan pelaporan pajak,” terangnya.

Penulis: Bella
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved