Pemilu 2019

Caleg DPRD Pontianak Merasa Dirugikan Pemungutan Suara Ulang di TPS Kompleknya

Satu diantara Caleg DPRD Pontianak yang juga warga Komplek Pondok Pelangi Pontianak, Yandi merasa dirugikan dengan adanya Pemungutan Suara Ulang

Caleg DPRD Pontianak Merasa Dirugikan Pemungutan Suara Ulang di TPS Kompleknya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
TPS 07 yang berada di Kelurahan Parit Tokaya Kota Pontianak melalukan Pemungutan Suara Ulang (PSU), Kamis (25/4). 

Caleg DPRD Pontianak Merasa Dirugikan Dengan PSU di TPS Kompleknya

PONTIANAK - Satu diantara caleg DPRD Pontianak yang juga warga Komplek Pondok Pelangi Pontianak, Yandi merasa dirugikan dengan adanya Pemungutan Suara Ulang (PSU).

"Yang pertama adalah kalau dilakukan adalah sudah pasti situasi awal tidak sama lagi, apalagi dilaksanakan dihari-hari kerja begini banyak yang tidak bisa hadir karena kesibukan masing-masing. Kita pasti dirugikan dong ada yang tidak bisa ikut, suara otomatis tidak optimal dan maksimal. Harusnya bisa dikoordinasikan dihari libur atau sebagainya," katanya, Kamis (25/04/2019).

Baca: Team Dokkes Polres Mempawah Periksa Kesehatan dan Beri Vitamin Personel Jaga di PPK

Baca: BPJS Singkawang Bayarkan Rp 36,8 Miliar Klaim Rumah Sakit Sepanjang Bulan April 2019

Baca: Video Curhatan Lengkap Audrey Pada Hotman Paris, Tangis Pecah Saat Ceritakan Kelaminnya Dicolok

Pelaksanaan kemarin, lanjutnya, murni hanya diadministrasi, sehingga karena ini bagian dari mekanisme maka sebagai warga ia pun mengikuti agar berjalan dengan baik.

"Saya disini 100 (suara, red) TPS, kalau PSU kita lihat antusiasnya kira-kira setengah hilang gocaplah, namun kita masih optimis, caleg itu yang tidak boleh kalah di TPSnya, artinya sosialisasi kurang, maka kita harus menang di TPS kita, itu harkat martabat seorang caleg," pungkasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved