Rudolf Manimbun: Boleh Dibilang di Kubu Raya Tidak Ada Desa yang Tidak Ada Narkotikanya

Kepala BNN Kubu Raya, Rudolf Manimbun, di Kubu Raya boleh dibilang tidak ada desa yang tidak ada narkotika nya.

Rudolf Manimbun: Boleh Dibilang di Kubu Raya Tidak Ada Desa yang Tidak Ada Narkotikanya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TRY JULIANSYAH
Kepala BNNK Kubu Raya, Rudolf Manimbun 

Rudolf Manimbun: Boleh Dibilang di Kubu Raya Tidak Ada Desa yang Tidak Ada Narkotikanya

KUBU RAYA - Kepala BNN Kubu Raya, Rudolf Manimbun, di Kubu Raya boleh dibilang tidak ada desa yang tidak ada narkotika nya.

Malah ada beberapa tempat atau sekolah yang sudah diberi sosialisasi ternya tidak memberikan skala penurunan.

Hal itu ia sampaikan kepada wartawan saat menggelar Bimbingan Teknis terhadap perwakilan Masyarakat Penggiat Anti Narkoba di Gardenia Kubu Raya, Selasa (23/4).

“Dan sepertinya fenomenalnya anak-anak SD merasa tidak masalah namanya ngelem, sabu, karena dari hasil kita ada anak SMP yang ngelem sekaligus nyabu,” kata Rudolf. 

Baca: Perjalan Naik Pesawat, Ini Yang Harus Diperhatikan Sebelum Berangkat

Baca: Update Cuaca di Sintang Rabu (24/4/2019)

Baca: 63 Mahasiswa STIK Widya Bhara Daksa Pengabdian Masyarakat di Wilayah Hukum Polda Kalbar

Fenomena ini, menurut dia merupakan salah satu dampak perkembangan teknologi, dimana informasi semakin mudah diperoleh, termasuk mengenai narkotika

“Bisa juga keadaaan pergaulan mereka yang semakin terbuka juga pemahaman mereka tentang kesehatan yang agak minim, ditambah lagi kemajemuukan dan kurangnya pengawasan orangtua,” ungkap dia.

Perang sekarang, bagi rudolf bukan lagi secara terang-terangan, tapi melalui gadget, karena mereka bisa belajar dari sana. 

“Kita harus hati-hati karena peran gadget ini bisa menambah bahaya narkotika, ini harus kita sikapi, mereka bisa saja belajar bikin narkotika, mereka bisa saja belajar mengantisipasi pertanyaan, mereka sudah pandai. Mereka sudah punya jawaban yang terstruktur,” katanya. 

Belum lagi kondisi kubu raya yang dikelilingi perairan, diamana sejauh ini sekitar 80 persen temuan kasus penyelundupan melalu transportasi air.

Penulis: Bella
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved