Rayon FEBI PMII IAIN Pontianak Persembahkan 59 Tumpeng Untuk Harlah PMII ke 59

Hari lahir organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indoneaia (PMII) memang terjadi pada 17 April lalu, namun PMII IAIN Pontianak

Rayon FEBI PMII IAIN Pontianak Persembahkan 59 Tumpeng Untuk Harlah PMII ke 59
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Tumpeng yang diletakan pada objek 59. 

Citizen Reporter
Mahasiswa IAIN Pontianak
Siti Maulida

Rayon FEBI PMII IAIN Pontianak Persembahkan 59 Tumpeng Untuk Harlah PMII ke 59

PONTIANAK - Hari lahir organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indoneaia (PMII) memang terjadi pada 17 April lalu, namun PMII IAIN Pontianak masih terus menunjukan kekreativitasannya untuk menggelar harlah tersebut.

Setelah beberapa waktu lalu PMII Rayon Azzarnuji (FTIK) menggelar seremonial harlah PMII. Kini Rayon Abu Hanifah (FEBI) juga menggelar harlah, yang berlokasi di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama. (23/4/2019).

Namun ada yang menarik dalam pengemasan perayaan harlah kali ini. Pasalnya Rayon FEBI mempersembahkan 59 tumpeng mini yang tentunya angka tersebut sesuai dengan umur PMII yaitu yang 59 dari tahun 1960 lalu.

Harlah ini dimeriahkan oleh lembaga Semi otonom (LSO) PMII Cabang Pontianak Raya yaitu Syubanul Harakah dengan melantunkan beberapa sholawat.

Baca: Jelang MU Vs MC, Ketua United Army Pontianak: Ini Laga Dilema

Baca: Agenda Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan Rabu (24/4/2019)

Baca: Bacaan Doa Setelah Wudhu, Ustadz Abdul Somad Ungkap Cara Wudhu Rasulullah SAW & Hikmah Dibaliknya

Ketua Pengurua Cabang Pontianak Raya yaitu Mustofa dalam sambutanya mengatakan bahwa seluruh indonesia merayakan harlah PMII, setelah kemarin Rayon FTIK mengadakan seremonial, dan sekarang rayon FEBI, ia berharap semoga rayon lain merayakan, menurutnya ia akan mengapresiasi setiap rayon ketika melakukan suatu kegiatan, asalkan kegiatan tersebut bermanfaat dan dapat mempererat silaturahim kader.

"Semoga kita bisa menjaga soliditas dan solidaritas. Kita tak mengharapakan apapun, mau diakui atau tidak keberadaan kita itu tidak masalah yang penting bisa bermanfaat" ungkapnya.

Ia juga meninta doa untuk para kader dan PMII Sambung doa juga untuk kader , agar tetap solid. Menurut Mustofa untuk menjaga agar PMII tetap solid adalah dengan men jaga komunikasi kepada adik adiknya dan Komunikasi dengan rayon lain.

"Kita tidak mencari nilai kesempurnaan tapi nilai manfaat. Semoga berkah bagi kita bersama" imbuhnya.

Selanjutnya Mauidatil Hasanah dari demisioner Ketua PMII Komisariat IAIN Pontianak serta demisoner Ketua 1 PC PMII kota Pontianak yaitu Muhammad Hasanie Mubarak.

Ia mengtakan dalam momentum harlah PMII, kader harus menjaga militansi, terutama menghayati dan menerapkan tujuan PMII.

"Momentum harlah perlu direfleksi kembali untuk merasionalkan nilai luhur PMII, tujuan PMII yaitu terbentuknya pribadi muslim Indonesia yang bertaqwa kepada Allah SWT, berbudi luhur, berilmu, cakap dan bertanggung jawab dalam mengamalkan ilmunya serta komitmen memperjuangkan cita-cita kemerdekaan Indonesia" ungkapnya.

Ia berharap agar kader PMII menggelorakan kembali cita-cita PMII tersebut.

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved