Breaking News:

Bupati Paolus Hadi Ingatkan Transparansi Pengelolaan Dana Hibah

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sanggau H Roni Fauzan menyampaikan, sebanyak 226 penerima dana hibah bidang keagamaan tahun 2019

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HENDRI CHORNELIUS
Ratusan penerima dana hibah antusias mengikuti sosialisasi penyaluran dana bantuan hibah bidang keagamaan tahun anggaran 2019 se-Kabupaten Sanggau di Aula Kantor Bupati Sanggau, Selasa (24/4/2019) 

Bupati Paolus Hadi Ingatkan Transparansi Pengelolaan Dana Hibah

SANGGAU - Bupati Sanggau Paolus Hadi membuka sosialisasi penyaluran dana bantuan hibah bidang keagamaan tahun anggaran 2019 se-Kabupaten Sanggau di Aula Kantor Bupati Sanggau, Selasa (24/4/2019).

Dalam sambutannya, Bupati Sanggau Paolus Hadi menegaskan kepada penerima hibah agar transparan dalam menggunakan dana hibah. Dan gunakan dana hibah tersebut sesuai usulan di dalam proposal, tidak boleh untuk yang lain. “Jangan dipakai yang macam-macam, kalian akan berdosa, ”tegasnya.

PH sapaan akrabnya, menegaskan dirinya sengaja hadir dalam sosialisasi dana hibah untuk mengingatkan kepada penerima. “Tahun lalu saya tidak sempat hadir, karena saya ingin menegaskan jangan sampai kemponan. Tau kemponan. Makanya nanti setelah saya buka acara ini, bapak ibu ikuti betul apa yang disampaikan supaya tau bagaimana mempertanggungjawabkannya supaya tidak kemponan tadi. Karena sudah banyak gara-gara hibah ini bermasalah hukum, ”tegasnya.

Baca: Selaraskan Program Pemkab Sanggau dan PT Antam Dalam Wujudkan Masyarakat Sejahtera

Baca: Program Sergab Dinas Pertanian Sanggau Hargai Gabah Rp 3.700 per Kg

Dalam kesempatan ini, Suami Arita Apolina itu menjelaskan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sanggau tahun 2018 hanya Rp 90 milyar. Rp 22 milyar lebih kita dorong untuk pembangunan keagamaan.

“Berapa persen itu dari PAD, Kemudian PAD kita pakai lagi untuk membayar guru-guru kontrak, begitu juga tenaga kontrak dan honor yang lain. Perlu ini saya sampaikan supaya bapak ibu pengurus agama ini paham. Tahun ini PAD kita targetkan Rp 100 milyar, ”tuturnya.

Selain itu, PH juga mengingatkan untuk SPJ menggunakaan anggaran dana hibah bidang keagamaan diselesaikan secepatnya dan jangan sampai ribut di dalam. “Ada saya dengar ribut-ribut di dalam. Sesama panitia ribut masalah anggaran. Saya tidak mau lagi dengar yang seperti ini, harus transparan dan kompak, ”katanya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sanggau H Roni Fauzan menyampaikan, sebanyak 226 penerima dana hibah bidang keagamaan tahun 2019 di Kabupaten Sanggau dengan total anggaran sebesar Rp 22.053.600.000.

“Rincian penerima yakni Kecamatan Kapuas ada 43 penerima dengan anggaran Rp 6.258.600.000, Kecamatan Parindu ada 24 penerima hibah dengan anggaran Rp 2.010.000.000, Kecamatan Meliau penerima hibah sebanyak 17 bidang keagamaan dengan total anggaran Rp 1.360.000.000, ”jelasnya.

Baca: Hasilkan Beras Bulog Berkualitas, Kepala Kantor Seksi Logistik Sanggau: Gabah Harus Sesuai Standar

Baca: Stok Darah di Markas PMI Sanggau Menipis, Ini Antisipasi PMI

Kemudian, Kecamatan Jangkang ada 11 penerima hibah dengan total anggaran Rp 1.110.000.000, Kecamatan Mukok ada lima penerima hibah dengan total anggaran Rp 290 juta, Kecamatan Bonti ada 24 penerima hibah dengan total anggaran Rp 2.850.000.000, Kecamatan Noyan ada empat penerima hibah dengan total anggaran Rp 250 juta.

Halaman
12
Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved