Pemilu 2019

Bawaslu Kalbar Pastikan Tak Ada PSU di Sekadau

Kordiv PHL Bawaslu Kalbar, Faisal Riza memastikan tidak ada pemungutan suara ulang (PSU) di Kabupaten Sekadau.

Bawaslu Kalbar Pastikan Tak Ada PSU di Sekadau
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / HAMDAN DARSANI
Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kalbar, Faisal Riza 

Bawaslu Kalbar Pastikan Tak Ada PSU di Sekadau

PONTIANAK - Kordiv PHL Bawaslu Kalbar, Faisal Riza memastikan tidak ada pemungutan suara ulang (PSU) di Kabupaten Sekadau.

"Sekadau sampai hari ini tidak ada PSU," katanya, Rabu (24/04/2019).

Diterangkannya, Bawaslu mengawasi mekanisme dan bukan hasil dari penghitungan.

Baca: Kubu Raya Utus Ibu-Ibu dari 42 Desa Belajar di Akademi Paradigta, Bupati Muda Beri Pesan Khusus

Baca: Pasca Pemilu, Para Tokoh di Kabupaten Landak Nyatakan Sikap

Baca: Inilah Nama 8 Dusun yang Ada di Desa Sungai Bakau Kecil

"Kita itu mengawasi mekanisme, dalam konteks rekapitulasi mengawasi proses bukan hasil, jika misalnya ada perbedaan C1 antara C1 saksi, KPPS dan PTPS maka bisa dibuka plano, kalau C1 plano dibuka merujuk C1 plano, dan kemudian ada keraguan dipersilahkan buka kotak suara," tuturnya.

Berikur syarat untuk PSU sesuai pasal 372, UU Pemilu nomor 7 tahun 2017 ialah
1. Pembukaan kotak suara dan atau berkas pemungutan dan penghitungan suara tidak dilakukan menurut tata cara yang ditetapkan dalam ketentuan peraturan perundang-undangan;

2. Petugas KPPS meminta pemilih membetikan tanda khusus, menandatangi atau menuliskan mama atau alamat pada surat suara yang sudah digunakan;

3. Petugas KPPS merusak lebih dari satu suara yang sudah digunakan oleh pemilih sehingga surat suara tersebut menjadi tidak sah dan atau

4. Pemilih yang tidak memiliki kartu tanda penduduk elektronik dan tidsk terdaftar di daftar pemilih tetap dan daftar pemilih tambahan.
 

-- 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved