Akademi Paradigta, Upaya Pemerintah Kubu Raya Berdayakan Masyarakat Desa

Ini juga peran penguatan perempuan supaya rumah tangga itu terjamin bisa berdaya

Akademi Paradigta, Upaya Pemerintah Kubu Raya Berdayakan Masyarakat Desa
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ BELLA
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan saat berfoto bersama para Wisudawati Akademi Paradigta di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (24/4/2019) 

Akademi Paradigta, Upaya Pemerintah Kubu Raya Berdayakan Masyarakat Desa

Kubu Raya - Akademi Paradigta di Kubu Raya punya sejarah panjang sejak sekitar 10 tahun yang lalu.

Melalui program pemberdayaan dan menjalin mitra dengan berbagai pihak, tahun ini telah diwisuda angkatan ke 3 sebanyak 331 Wisudawati,  Rabu (24/4/2019) 

Acara wisuda yang digelar di Aula Kantor Bupati Kubu Raya itu, dibuka dan dihadiri langsung oleh Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan.

Ditemui usai acara wisuda Muda mengungkapkan bahwa Akademi Paradigta ini merupakan misi agar di desa-desa banyak perempuan yang bisa berkontribusi dalam proses percepatan kemajuan desa.

“Ketika kita bicara soal rumah tangga, perempuan sangat punya pengaruh yang signifikan, maka kita selalu berusaha dalam proses penguatan desa-desa. Ini juga peran penguatan perempuan supaya rumah tangga itu terjamin bisa berdaya,” ungkap Muda Mahendrawan.

Baca: Tak Cukup Alat Bukti, Abang Ramli Lolos dari Jeratan Money Politic

Baca: Mencuri Siang Bolong, Seorang Pemuda Ditangkap Polsek Selatan

Apalagi di Kubu Raya, isu strategis yang paling utama sekarang adalah derajat kesehatan dan pendidikan, dimana peran perempuan sangat penting didalamnya.

“Nah ini juga peran perempuan sangat luar biasa, kita berharap alumni yang sudah mengikuti ini bisa berperan besar untuk menggerakkan masyarakat agar persoalan stanting ini bisa cepat mengalami penurunan, melalui berbagai aktivitas, terutama kesehatan ibu dan anak,” kata Muda.

Ia juga berharap, dengan pemberdayaan perempuan melalui Akademi Paradigta ini, juga dapat memicu penurunan angka kematian ibu, bayi dan balita yang terkait dengan kualitas hidup rumah tangga.

Tak hanya soal kesehatan, juga di bidang penguatan ekonomi keluarga melalui UMKM, termasuk di sektor pertanian dan pangan. “Melalui cara ini saya rasa rumah tangga itu bisa mandiri,” Muda optimis.

Maka dari itu, Muda berharap agar desa-desa tetap memberi komitmen untuk mengawal hal ini dengan cara mengalokasikan dana desanya.

Baca: Ini Cara Pemkot Pontianak Entaskan Kemiskinan

“Karena sudah banyak kita lihat dampak dari peserta dan alumni ini yang tadinya tidak berani bicara jadi berani bicara, sehingga bisa memberi pendapat. Inisiatif-Inisiatif pun jadi muncul, misalnya inisiatif prakarsa untuk menyelesaikan persoalan di desa,” katanya.

Kepada desa-desa yang telah memiliki komitmen mendukung program ini, Muda menghimbau untuk bagaimana memaksimalkan peran para alumni yang sudah kembali ke Desa.

“Yang belum, marilah kita ajak untuk mulai mengalokasikan untuk program akademi Paradigta ini, walaupun pesertanya cuma lima orang, kuali dari lima orang dulu, saya kira itu sudah cukup baik untuk perkembangan di desa,” kata Muda Mahendrawan.

Penulis: Bella
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved