Rawat Kendaraan dengan Baik dan Jaga Emisi Gas Buang, Ini Kata Dosen Polnep

Untuk perawatan mesin agar emisi gas buang tetap bagus, harus dilakukan perawatan berkala.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONI
Dosen Teknik Mesin Polnep, Topan Prihantoro 

Rawat Kendaraan dengan Baik dan Jaga Emisi Gas Buang, Ini Kata Dosen Polnep

PONTIANAK - "Kita lihat dari kegiatan ini untuk mengetahui kondisi kualitas udara di Kota Pontianak," terang Dosen Teknis Mesin Polnep, Topan Prihantoro.

"Ini sangat penting , karena ini bagian dari penilaian Adipura. Sehingga Pemkot Pontianak harus memastikan kualitas udara dan menekan emisi gas buang kendaraan," tambah  Prihantoro lagi.

Kemudian sisi lainnya lanjut dia, semua kendaraan diharapkan berpartisifasi dalam uji coba emisi ini.

Baca: Penetapan Honor KPPS Kebijakan Nasional, Segini Besarannya

Khususnya pemilik kendaraan harus menjaga kondisi mesin kendaraannya, kalau mesinnya baik dan pemakaian bahan bakar yang sesuai spesifikasi yang disarankan oleh pihak produk kendaraan tentu akan menjaga kualitas dari mesin kendaraan itu sendiri.

Pemakaian bahan bakar yang baik an perawatan baik maka emisi yang dihasilkan tidak akan buruk atau nasih dibawah ambang batas yang telah ditentukan.

"Selama ini memang sebagian besar kualitas udara kita di Pontianak sangat besar dipengaruhi diluar emisi gas kendaraan, karena kita lihat saat tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan kualitas udara berada di posisi baik dan sedang," terang Prihantoro lagi.

Namun saat terjadi Karhutla dan asam melanda maka kualitas udara bisa sampai berbahaya untuk kesehatan. Ini menunjukan besar sekali pengaruh dari Karhutla terhadap kualitas udara uang ada.

Baca: Penetapan Honor KPPS Kebijakan Nasional, Segini Besarannya

Baca: Dituduh Atur Hasil Survei, Yunarto Wijaya Laporkan Lima Akun Medsos

Kemudian saya melihat dengan kepadatan lalulintas kita saat ini relatif masih baik, karena tingkat kemacetan tidak terlalu dan hanya terjadi pada waktu tertentu.

Untuk perawatan mesin agar emisi gas buang tetap bagus, harus dilakukan perawatan berkala. Produk yang telah dikeluarkan produsen susah memberikan spesifikasi baik ringan, berkala maupun berat dengan jarak tempuh berapa kilo.

"Khususnya proses pembakaran harus sempurna, untuk mendapatkan pembakaran yang sempurna maoa kompres harus bagus, busi harus bagus, kemudian pengaruh dari pelumas dan bahan bakar yang digunakan," tutup Prihantoro.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved