Pelajar SD Tenggelam di Kapuas Hulu Belum Ditemukan

Kapolres Kapuas Hulu AKBP R Siswo Handoyo menyatakan, hingga saat ini, Selasa (23/4/2019) pukul 09.45 WIB, seorang pelajar SD

Pelajar SD Tenggelam di Kapuas Hulu Belum Ditemukan
Ilustrasi
tenggelam

Pelajar SD Tenggelam di Kapuas Hulu Belum Ditemukan

KAPUAS HULU - Kapolres Kapuas Hulu AKBP R Siswo Handoyo menyatakan, hingga saat ini, Selasa (23/4/2019) pukul 09.45 WIB, seorang pelajar SD yang tenggelam di Sungai Suruk dekat Wisata Gurung Maka di Desa Suka Maju Kecamatan Mentebah belum ditemukan.

"Kejadian hari Senin (22/4/2019) pukul 16.30 WIB, pastinya seluruh petugas dan masyarakat setempat masih berupaya mencari korban hilang di sungai tersebut, semoga cepat ditemukan," ujarnya kepada wartawan, Selasa (23/4/2019).

Handoyo menjelaskan, korban bernama Susanto Joko masih berusia 12 tahun dan merupakan anak pelajar SD asal Desa Tanjung Kecamatan Mentebah. "Saat kejadian, korban sedang mandi di Sungai Suruk, bersama gurunya yang merupakan adalah kepala sekolah SD tersebut bernama F.Aban dan juga bersama teman lainnya yaitu Andre," ucapnya.

Baca: FOTO: Tahapan Pelaksanaan Uji Emisi Kendaraan Bermotor di Pontianak

Baca: Sinergitas TNI-Polri Amankan Rapat Pleno Hasil Rekapitulasi Pemilu 2019 di Ketungau Tengah

Baca: Dua Bulan Pemda Selesaikan Delapan Paket Pemeliharaan Jembatan

Namun setelah selang waktu beberapa menit Kepsek yang tadinya mandi di sungai membelakangi korban dan Andri. Terus, pada saat kepsek berbalik ke belakang melihat korban sudah tidak ada, dan hanya ada Andre saja.

"Mengetahui keberadaan korban tak ada lagi, kepala sekolah dan Andre langsung mencari korban di sekitaran dekat pemandian sungai tersebut, tetapi tidak di temukan juga," ujarnya.

Kemudian kepsek meminta bantuan kepada warga desa tanjung, Desa Kepala Gurung, Desa Suka Maju untuk melakukan pencarian, dengan cara manual yaitu dengan cara menyelam dan juga sebagian mencari dengan cara menelusuri pesisir sungai.

"Masyarakat yang melakukan pencarian kurang lebih sekitar 200 orang, kendala di lapangan kondisi air sungai pasang dan karena minimnya perlengkapan Rescue," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved