Tunjukkan Kepedulian Sosial, Mercure dan Ibis Gelar Gelar Khitanan Massal

MerBis menggandeng Kimia Farma dan Santri Sehat Munzalan. Kegiatan khitanan massal ini merupakan kali pertama bagi MerBis

Tunjukkan Kepedulian Sosial, Mercure dan Ibis Gelar Gelar Khitanan Massal
TRIBUNPONTIANAK/Mia Monica
Foto bersama GM Hotel Mercure dan Ibis Pontianak, Rudin (baju putih) dalam acara Khitanan Massal di Ballroom Mercure Pontianak, Minggu (21/4/2019)/ MIA MONICA 

Tunjukkan Kepedulian Sosial, Mercure dan Ibis Gelar Gelar Khitanan Massal   

PONTIANAK - Sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat, khususnya yang berada di Kota Pontianak. Hotel Mercure dan Ibis (MerBis) melaksanakan Corporate Social Responsibility (CSR) yaitu Kegiatan Khitanan massal untuk anak yatim dan anak-anak yang kurang mampu.

Dalam CSR ini MerBis menggandeng Kimia Farma dan Santri Sehat Munzalan. Kegiatan khitanan massal ini merupakan kali pertama bagi MerBis, yang di laksanakan pada Minggu 21 April 2019 di Ballroom Hotel Mercure.

“Sebenarnya kita accor hotels, di bawahnya ada mercure dan ibis, jadi selalu yang nama nya CSR pasti kita lakukan. Kebetulan kemarin ada dua pilihan apakah mau khitanan massal atau seminar kanker serviks, akhirnya kita pilih khitanan masal karena ini belum pernah kita lalukan sebelumnya jadi ini salah satu tanggung jawab kita untuk membantu sesama,” ucap General Manager Mercure dan Ibis Pontianak, Rudin.

Baca: Bulan Ramadan, Ibis Pontianak Sajikan 200 Menu Dengan Cita Rasa Nusantara

Baca: Viral Isu Faldo Maldini Kalah, Ferdinand Hutahaean hingga Fadli Zon! Yunarto Wijaya Beberkan Fakta

Baca: Hari Pertama Ujian Nasional Tingkat SD dan SMP di Kapuas Hulu Berjalan Lancar

Baca: Juli Wahyuni: Program Terencana dan Sinergi Bantu Atasi Hambatan Industri Kecil Singkawang

Ia mengatakan MerBis akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan postif seperti ini. Karena menurutnya membantu sesama itu sangat baik.

Rudin berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan. 

“Kalau ada yang seperti ini lagi kita lakukan lagi aja, nanti kita kerjasama lagi dengan Munzalan. Santri Sehat Munzalan memiliki data-data pesantren atau tempat anak yatim sehingga kita dapat bekerjasama dengan mereka kalau kita mau nyumbang,” ucapnya.

Rudin pun berencana mengajak karyawan-karyawannya untuk menyubang beras sebanyak 150 kg per bulan melalui munzalan.

 “Mudah-mudahan dikabulkan kita punya niat baik, tentunya akan bertanya dulu dengan karyawan kita, tapi saya yakin mereka mau, semoga kalau di lancarlan kita mulai tanggal 25 April 2019 nanti,” pungkasnya.

Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved