Google Doodle Rayakan Hari Bumi 2019, Tampilkan Animasi Fakta Menarik Keanekaragaman Hayati

Saat doodle memperbesar tampilan dari ruang angkasa, hewan pertama yang kamu lihat adalah burung Albatross Kelana (Diomedea exulans)

Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari
Time
Google Doodle Merayakan Keanekaragaman Alam di Hari Bumi 2019 

Google Doodle Rayakan Hari Bumi 2019, Tampilkan Animasi Fakta Menarik Keanekaragaman Hayati

Hari Bumi adalah hari pengamatan tentang bumi yang dicanangkan setiap tahun pada tanggal 22 April dan diperingati secara internasional.

Hari Bumi dirancang untuk meningkatkan kesedaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia ini yaitu bumi.

Dicanangkan oleh Senator Amerika Serikat Gaylord Nelson pada tahun 1970 seorang pengajar lingkungan hidup.

Tanggal ini bertepatan pada musim semi di Northern Hemisphere (belahan Bumi utara) dan musim gugur di belahan Bumi selatan. 

PBB sendiri merayakan hari Bumi pada 20 Maret sebuah tradisi yang dicanangkan aktivis perdamaian John McConnell pada tahun 1969, adalah hari di mana matahari tepat di atas khatulistiwa yang sering disebut Ekuinoks Maret.

Kini hari bumi diperingati di lebih dari 175 negara dan dikoordinasi secara global oleh Jaringan Hari Bumi (Earth Day Network)

Baca: Peringati Hari Bumi 2019, Yayasan Palung Ajak Semua untuk Peduli Nasib Bumi

Baca: Rangkaian Ganesha Earth Day and Kartini’s Celebration SMAN 1 Pontianak, Ada Sukep Loh!

Baca: SMAN 1 Pontianak Ajak Tanam Bibit Pohon di Kegiatan Ganesha Earth Day and Kartini’s Celebration

Untuk merayakan Hari Bumi 2019, Google telah menciptakan Doodle yang menampilkan fakta menyenangkan tentang enam makhluk yakni flora dan fauna yang menarik.

Dilansir dari laman Time.com, ketika kamu mengklik Google Earth Doodle, maka layar akan diperbesar untuk menunjukkan beberapa makhluk yang tinggal di banyak lingkungan yang berbeda di Bumi.

Saat doodle memperbesar tampilan dari ruang angkasa, hewan pertama yang kamu lihat adalah burung Albatross Kelana (Diomedea exulans) sejenis elang laut yang berkeliaran, yang memiliki lebar sayap terluas dari semua burung yang hidup.

Selanjutnya, doodle  menunjukkan kayu merah pantai - pohon tertinggi di dunia.

Doodle juga menampilkan Paedophryne amauensis, katak dan vertebrata terkecil, serta teratai air Amazon, salah satu tanaman air terbesar di dunia.

Paedophryne amauensis juga ditemukan di Papua Nugini.

 
Akhirnya, doodle juga menunjukkan Coelacanth,  seekor ikan yang dianggap sebagai salah satu spesies tertua yang hidup  dan akhirnya pegas dalam gua, serangga yang merupakan salah satu spesies terestrial yang tinggal di bumi.

Jika ada dari spesies ini yang tidak kamu kenal, ada cara mudah untuk mempelajari lebih lanjut, klik pada Doodle dan Google akan mengarahkanmu ke informasi tambahan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved