Setelah Tiga Hari Pencarian, Bocah 9 Tahun Korban Tenggelam di Sintang Akhirnya Ditemukan

Setelah melihat foto tersebut, ibu korban meyakini memang mayat tersebut adalah mayat anaknya yang tenggelam.

Setelah Tiga Hari Pencarian, Bocah 9 Tahun Korban Tenggelam di Sintang Akhirnya Ditemukan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Tim SAR Gabungan mengevakuasi mayat bocah 9 tahun korban tenggelam menuju ke rumah duka dari titik evakuasi Taman Alun-alun Sintang, Depan Kantor Bupati Sintang, Jumat (19/4/2019) pukul 17.25 WIB, Jumat (19/04/2019) 

Setelah Tiga Hari Pencarian, Bocah 9 Tahun Korban Tenggelam di Sintang Akhirnya Ditemukan

SINTANG - Seorang anak laki-laki korban tenggelam di daerah Pantai Baning, Desa Baning Kota, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang bernama Gilang (9) akhirnya ditemukan, Jumat (19/4/2019) pukul 14.45 WIB.

Gilang ditemukan sudah tidak bernyawa oleh seorang nelayan di daerah Kecamatan Tempunak, berkisar 15.4 Nutical Mill arah hilir dari lokasi kejadian korban tenggelam.

OSC Pos SAR Sintang, Handoko menyampaikan bahwa informasi pertama pihaknya dapatkan dari Kasat Polair Polres Sintang AKP Fahri Gunawan sekitar pukul 14.45 WIB.

Baca: Kronologi Korban Tenggelam di Aliran Sungai Taya Hilir Ditemukan Meninggal Dunia

Baca: Seorang Bocah Tenggelam di Sungai Gunungsari Saat Bermain dengan Kakaknya

"Pak Fahri menginfokan bahwa di daerah Tempunak ada ditemukan satu orang mayat oleh nelayan, untuk memastikan tadi ada fotonya kita sampaikan ke pihak keluarga korban," katanya.

Setelah melihat foto tersebut, ibu korban meyakini memang mayat tersebut adalah mayat anaknya yang tenggelam.

Pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Tim Gabungan yang ada di lokasi penemuan untuk segera melakukan evakuasi.

Mayat korban selanjutnya dievakuasi menuju ke Sintang lewat jalur air, setelah sampai di titik evakuasi tepatnya di wilayah tepian sungai, Taman Alun-alun Sintang pukul 17.25 WIB, mayat korban langsung dibawa ke rumah duka.

Baca: Sempat Dilarang Kakek Mandi di Sungai, Gadis Kecil Usia 8 Tahun Tewas Tenggelam

Baca: Kronologi SFD Tenggelam Terseret Derasnya Arus Sungai, Pengakuan Teman Korban Dengar Benda Jatuh

"Jadi atas permintaan dari pihak keluarga korban, kita langsung evakuasi ke rumah duka. Dengan ditemukannya korban, maka pencarian oleh Tim SAR Gabungan ditutup," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Pontianak, Hery Marantika memberikan imbauan kepada masyarakat khususnya kepada orang tua.

"Saya mengimbau kepada orang tua untuk senantiasa mengawasi anak-anak. Terlebih jika sedang bermain di pinggiran sungai untuk mengutamakan safety sehingga peristiwa seperti ini dapat dihindari," pungkasnya.  (Wahidin)

Penulis: Wahidin
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved