RSUD Kubu Raya Persiapan Peresmian, Marijan Pastikan Tak Akan Ganggu Tenaga Medis yang Ada

Adapun persiapan yang dimaksudkan, adalah mengenai pembenahan, perijinan, serta kesediaan alat kesehatan di ruang medis.

RSUD Kubu Raya Persiapan Peresmian, Marijan Pastikan Tak Akan Ganggu Tenaga Medis yang Ada
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/BELLA
RSUD Kubu Raya di Rasau Jaya, Jumat (19/04/2019) 

Pembangunan RSUD Kubu Raya Dalam Tahap Persiapan Peresmian, Marijan Pastikan Tak Akan Ganggu Tenaga Medis yang Ada

KUBU RAYA - Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Marijan menerangkan, bahwa saat ini peresmian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kubu Raya di Kecamatan Rasau Jaya sedang dalam proses.

“RS memang masih lagi persiapan, apa yang kurang lagi dipersiapkan, ada tim dan pak bupati juga terlibat,” terangnya kepada awak media beberapa waktu yang lalu.

Adapun persiapan yang dimaksudkan, adalah mengenai pembenahan, perijinan, serta kesediaan alat kesehatan di ruang medis.

Baca: Penerapan Siskeudes Pengelolaan Dana Desa di Kubu Raya, Nursyam: Masih Ada Beberapa Kendala

Baca: Percepat Pembangunan, Pemkab Kubu Raya Lakukan Ini

Meski sedang dalam persiapan, namun ia berharap, agar pembukaan RS tersebut nantinya tidak mengganggu pelayanan di lapangan.

Sesuai pesan yang disampaikan oleh Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, agar supaya bagaimana pelayanan di ujung tombak itu tidak terganggu.

“Tiak boleh mengurangi, atau menarik (tenaga medis) yang ditugaskan di daerah, tidak diperbolehkan,” ungkapnya.

Adapun tenaga yang dibutuhkan, akan melalu rekrutmen baru, agar tidak mengganggu atau mengurangi tenaga kesehatan yang ada di beberapa instansi kesehatan saat ini.

Baca: VIDEO: Pencoblosan di TPS 28 di Kelurahan Bansir Laut, Tempat Bupati Kubu Raya Gunakan Hak Pilihnya

Baca: Kabupaten Kubu Raya Punya Cara Khusus Kelola Keuangan Desa

Marijan juga memastikan, bahwa kehadiran RSUD ini nantinya tidak akan bermasalah dengan Perbub mengenai layanan berobat gratis bagi masyarakat.

Karena layanan tersebut hanya berlaku di Puskesmas dan Puskesdes.

Adapun untuk pengobatan di RSUD, untuk penyakit tidak menular maka masyarakat akan didorong melalui BPJS Mandiri dimana untuk tahun ini ada total dana sebesar Rp 10 miliar, atau setara untuk 36 ribu jiwa. (Bella)

Penulis: Bella
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved