Pemilu 2019

Prabowo Tiga Kali Deklarasi Kemenangan

Kami jadi presiden seluruh rakyat indonesia, demi kekayaan bangsa Indonesia dan NKR berdasarkan Pancasila dan UUD 1945

Prabowo Tiga Kali Deklarasi Kemenangan
Youtube Kompas TV
Fadli Zon Sampaikan Kesaksian Situasi di Kediaman Prabowo, Tepis Isu Sandiaga Uno Diusir 

Ketua Umum PSI Grace Natalie, dan Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono. Hadir juga Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir dan Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Moeldoko. Hasto menambahkan Jokowi menginstruksikan seluruh partai pendukung melakukan pemantauan penghitungan suara.

Dimana nantinya seluruh partai pendukung akan berkoordinasi mengawal proses penghitungan yang sudah dilakukan sejak kemarin usai pencoblosan. "KPU lah yang punya kewenangan untuk menentukan siapa pemenang dari pemilu presiden dan pemilu legislatif melalui proses penghitungan suara yang dilaksanakan secara berjenjang," katanya.

Ditemani Sandiaga
Calon presiden Prabowo Subianto akhirnya tampil bersama calon wakil presiden Sandiaga Uno, Kamis (18/4) sore. Keduanya menggelar jumpa pers di kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta, didampingi para pendukungnya. Prabowo dan Sandiaga bersama untuk pertama kali di hadapan publik pascapemungutan suara Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019).

Ikut dalam jumpa pers tersebut di antaranya Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan, Amien Rais, dan Rachmawati Soekarnoputri. Dalam jumpa pers tersebut lagi, lagi mantan Danjen Kopassus itu mengklaim kemenangan. Ini adalah kali ketiga Prabowo mengklaim pihaknya menang dalam pertarungan Pilpres tahun 2019.

"Saya ulangi pada hari ini saya Prabowo Subianto, menyatakan bahwa saya dan saudara Sandiaga Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai presiden dan wakil presiden RI tahun 2019-2024 berdasarkan penghitungan lebih dari 62 persen hitungan real count," kata Prabowo di Kertanegara.

Sandiaga dalam jumpa pers tersebut tidak berbicara. Ia lebih banyak diam dan mengacungkan dua jari saat Prabowo memekikkan kata 'merdeka'.

Prabowo menyebut pernyataan soal Pilpres ini disampaikan lebih cepat terkait dengan bukti-bukti yang diklaim dimiliki terkait dugaan kecurangan. "Kami mohon janganlah kemenangan yang kita peroleh dengan izin Tuhan Yang Maha Kuasa menjadikan kita bersikap jemawa dan sikap lain yang berlebihan, ini saat yang tepat kita anak bangsa untuk segera mempererat tali persaudaran kita," katanya.

Sama seperti Jokowi yang saat jumpa pers menyinggung soal Prabowo, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut juga menyebut nama Jokowi-Maruf Amin. Ia mengatakan tetap bersahabat dengan pesaingnya tersebut.

Baca: Harun Waldiansyah Bidik Medali Kualifikasi Pra PON Renang

Baca: Hasil Pilpres Terbaru Real Count KPU, Indo Barometer: Prabowo-Sandi Unggul di 19 Provinsi

"Kami jadi presiden seluruh rakyat indonesia, demi kekayaan bangsa Indonesia dan NKR berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," katanya.

Ketika konferensi pers di Resto Pelataran Menteng, Jokowi menyebut sudah mengirim utusan untuk bertemu dengan Prabowo.

Halaman
1234
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved