Merasa Terpukul Kehilangan Fikri, Ikramsyah Pingsan Berkali-Kali

Muhammad Fikri merupakan anak ke enam yang merupakan sosok Abang yang sangat menyangi adik-adiknya

Merasa Terpukul Kehilangan Fikri, Ikramsyah Pingsan Berkali-Kali
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Ikramsyah, ayah Muhammad Fikri, korban tali layangan kawat maut yang tersangkut di Kabel bertegangan tinggi dan suasana pemakaman korban, Jumat (19/4/2019). 

Merasa Terpukul Kehilangan Fikri, Ikramsyah Pingsan Berkali-Kali

PONTIANAK - Satu nyawa warga Kota Pontianak kembali melayang akibat tersengat listrik tegangan tinggi dari Tali layangan yang terbuat dari kawat, Kamis (18/4/2019) kemarin.

Korban bernama Muhammad Fikri bin Ikramsyah (20) anak dari Ikramsyah dan Jalimah (50) warga jalan Pelabuhan Rakyat, Keluaran Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat.

Korban saat ini telah di makamkan di pemakaman umum di wilayah Pontianak Barat, tepatnya di Gang Sapta Marga,  Jumat (19/4/2019) pagi.

Sang ayah Ikramsyah (60) terlihat sangat terpukul akan kejadian nahas yang menimpa sang anak saat di temui Tribun di kediamannya di Jalan Pelabuhan Rakyat, Kelurahan Sungai Beliung, yang tak jauh dari TKP kejadian.

Baca: Siang Ini Hujan Gerimis di Kota Pontianak

Baca: Rumah Makan DRumbia, Inilah Lokasinya

Tergarmbar jelas kedukaan di wajahnya, Matanya terlihat sembab akibat air mata yang keluar dari matanya, suaranya terdengar serak saat berbincang dengan Tribun.

Tak jarang matanya meneteskan air mata saat ia bercerita tentang sang anak kesayangan, dan tak jarang pandangan kosong dan dirinya tiba - telah berhenti berbicara karena masih menanggung duka.

Jasad M Fikri saat sempat di bawa ke RSUD kota Pontianak, namun jiwanya tak tertolong setelah tersengat listrik di kawasan Pelabuhan Nipah Kuning.
Jasad M Fikri saat sempat di bawa ke RSUD kota Pontianak, namun jiwanya tak tertolong setelah tersengat listrik di kawasan Pelabuhan Nipah Kuning. 

Ikramsyah mengungkapkan bahwa dirnya memiliki 11 anak, 7 anak laki - laki dan 4 anak perempuan.

Muhammad Fikri merupakan anak ke enam yang merupakan sosok Abang yang sangat menyangi adik-adiknya dan tak ingin merepotkan orang tua.

"Anak saya ada 11, dia ini yang tengah - tengah, pas yang ke enam yang tengah - tengah, jadi yang di tinggalkan ini 5 keras 5 kebawah, dia ini sayang sekali sama adik - adiknya," ungkapnya saat di temui Tribun. 19/4/2019).

Halaman
123
Penulis: Ferryanto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved