Bupati dan Wakil Bupati Sekadau Jalani Misa Kamis Putih Bersama Ribuan Umat Katolik

pastor Valentinus membasuh kaki 12 ketua kring di lingkungan paroki santo petrus dan paulus Sekadau sebagai peringatan Yesus membasuh para muridnya

Bupati dan Wakil Bupati Sekadau Jalani Misa Kamis Putih Bersama Ribuan Umat Katolik
ISTIMEWA
Misa Kamis Putih Bersama Ribuan Umat Katolik di Gereja Katolik Santo Petrus dan Paulus Sekadau, Kamis (19/4/2019) 

Bupati dan Wakil Bupati Sekadau Jalani Misa Kamis Putih Bersama Ribuan Umat Katolik

Hartono
Humas Pemda Sekadau

SEKADAU - Bupati dan Wakil Bupati Sekadau Melaksanakan Misa Kamis Putih Bersama Ribuan Umat Katolik di Gereja Katolik Santo Petrus dan Paulus Sekadau, Kamis (19/4/2019).

Misa kudus hari raya kamis ini dipimpin oleh Pastor Valentinus Saeng, CP dan Pastor Grasius.

"Umat Katolik Kabupaten Sekadau yang hadir dalam misa kamis itu tidak kurang dari 200-an orang. Misa Kamis putih dimulai pukul 18.00 wib, hari kamis putih disebut juga kamis suci. Ritual perjamuan kamis putih diperingati sebagai perayaan ekaristi atau perjamuan kudus," ujar Pastor Valentinus.

Baca: JADWAL Misa Kamis Putih, Jumat Agung, Malam Paskah dan Hari Raya Paskah di Pontianak & Singkawang

Baca: Misa Kamis Putih Mengawali Perayaan Tri Hari Suci Umat Katolik

Pada misa kamis putih ini, pastor Valentinus membasuh kaki 12 ketua kring di lingkungan paroki santo petrus dan paulus Sekadau sebagai peringatan Yesus membasuh para muridnya dalam perjamuan terakhir pelayanan Yesus di dunia sebelum kematian-Nya.

Pastor Valentinus dalam homilinya mengingatkan umat kristiani pasca pemilu 2019 untuk melakukan rekonsilaisi atau berdamai kembali.

"Rekonsiliasi kita berdamai kembali karena mungkin selama kontestasi politik, barang kali ada kata-kata yang keluar menyerang lawan, menyerangkan kandidat lain atau kompettetor atau perbuatan perbuatan yang cukup menyakitkan hati, sebagai umat kirstiani kita singkirkan, kita lupakan, kita ampuni sama lain, kita memulai suasana baru, relasi baru hubungan baru satu sama lain," katanya

Baca: Berikut Jadwal Misa Perayaan Paskah 2019 di Sekadau

Pastor Valen mengingatkan bahwa kontestasi politik itu juga jangan hanya berhenti pada kekuatasaan tetapi kekuasaan itu harus untuk pengabdian kepada masyarakat untuk pengabdian dan pelayanan dan untuk kesejahteraan bagi masyarakat.
Kaitan dengan pembasuhan kami 12 murid pada perayaan kamis putih, Pastor Valen menjelaskan bahwa Pembasuhan mengambarkan yesus datang sebagai tuhan dan guru melalui murid-muridnya.

Baca: Jadwal Misa Pekan Suci Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi Kota Singkawang

Baca: 97 Imam hadiri Misa Krisma Keuskupan Agung Pontianak

"Pembasuhan memberi contoh teladan bawah siapa pun yang ,siapa pun yang menjabat, siapapun yang mendapat kekuaasaan ingat bahwa kekuasaan itu untuk melayani, untuk membangun masyarakat menjadi ebih baik aman dan menjadi lebih sejahtera. Ini pesan yang disampaikan dalam hari kamis putih bahwa kekuasaan untuk melayani," pungkasnya. (*/Ian)

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved