Pilpres 2019

VIDEO: Pembongkaran Kotak dan Pencoblosan Surat Suara oleh KPPS, Bawaslu Rekomendasikan PSU

Kordiv Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kalbar, Faisal Riza mengungkapkan jika pihaknya akam memberikan surat rekomendasi resmi

VIDEO: Pembongkaran Kotak dan Pencoblosan Surat Suara oleh KPPS, Bawaslu Rekomendasikan PSU

PONTIANAK - Kordiv Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kalbar, Faisal Riza mengungkapkan jika pihaknya akam memberikan surat rekomendasi resmi kepada KPU Kalbar untuk dilakukannya Pemungutan Suara Ulang (PSU).

"Tadi malam kita pleno untuk mengindentifikasi dan memutuskan beberapa kejadian pada saat pemungutan suara, beberapa kejadian untuk didorong menjadi potensi PSU. Sesuai dengan PKPU 3 yang telah direvisi menjadi PKPU 9, mekanisme terkait dengan PSU harus ada rekomendasi dari Pengawas TPS. Kita sudah hitung sampai tadi pagi potensi PSU di Kalbar ada sekitar 13 TPS, mungkin saja ini bisa berubah karena menunggu hasil pemeriksaan Pengawas TPS," kata Faisal, Kamis (18/04/2019).

Lebih lanjut diungkapkannya, daerah yang berpotensi PSU ialah di Sintang 2 TPS, Bengkayang 1 TPS, Pontianak 1 TPS, Sanggau 1 TPS, Melawi ada 5 TPS.

"Ini sebab untuk menuju PSU berbeda-beda, tapi ada juga yang sama," tuturnya.

Baca: Petahana DPR RI, Erma S Ranik Tetap Tunggu Hasil Resmi KPU

Baca: Usai Coblos di TPS, Lasmini Melahirkan Seorang Bayi Diberi Nama Jokowi

Baca: Capres Prabowo Sandi Menang Telak di Lapas Pontianak

Empat poin untuk menuju PSU, kata Faisal, diantaranya karena dibuka kotak suara, KPPS melakukan pencoblosan surat suara, karena ada KPPS menghilangkan hak pilih orang, pemilih yang tidak berhak memilih dan beberapa hal lainnya.

"Ada ketidakadaan surat suara untuk pemilihan tertentu, misalnya di Bengkayang tidak ada surat suara DPD di TPS tersebut, di Sintang tidak ada surat suara Pilpres di 5 TPS, ada pemilih yang tidak berhak dan ada KPPS yang membongkar kotak suara sebelum pemungutan serta dicoblos surat suaranya di Melawi, ini baru informasi awal, dan ini potensi karena nanti fiksnya akan kita buat rekomendasi secara resmi pada KPU," katanya.

Walaupun begitu, Faisal mengatakan jika Bawaslu akan mengcroscek ulang jumlah TPS yang berpotensi PSU.

"Secara fiks kita akan memastikan ini hingga nanti sore, apabila kita sudah ada resminya akan disampaikan ke KPU untuk dilaksanakan PSU, dan hasil koordinasi dengan KPU juga KPU siap, ini potensi bisa saja berubah angkanya tapi sampai hari ini indikasinya seperti itu," katanya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved