Kejar-kejaran Dengan Club Supermoto, Residivis Curanmor Dibekuk di Ambawang

Begitu korban turun dari motor, AG langsung mengambil momentum untuk menarik tuas gas dengan kecepatan penuh melarikan motor

Kejar-kejaran Dengan Club Supermoto, Residivis Curanmor Dibekuk di Ambawang
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Barang bukti satu unit motor trail Kawasaki dan pelaku curanmor berinsial AG (18) saat dibekuk di Sungai Ambawang. 

Kejar-kejaran Dengan Club Supermoto, Residivis Curanmor Dibekuk di Ambawang

MEMPAWAH - Tindak kejahatan bisa terjadi kapan saja, dimana saja dan kepada siapa saja. Seperti cerita dari Bara Septiadi (17), mengisahkan niat baiknya yang berbuah petaka dimana ia harus kehilangan motor kesayangannya yang dibawa kabur oleh seorang residivis spesialis pencurian.

Selasa (18/4/2019) malam sekira pukul 20.00 WIB, ia baru saja mengenal seorang pria berinisial AG (18) di lapangan futsal Dua Putri, Jalan Adiwijaya, Desa Antibar, Mempawah. Namun Bara tak menyadari bahwa orang yang dianggapnya teman adalah seorang residivis.

"Saya memang baru kenal dengan dia, waktu itu minta antar ke rumah keluarganya di Jalan Rubini, karena saya kasihan dia tidak punya kendaraan, saya antar lah dia," ujar Bara.

Baca: LIVE STREAMING Bein Sports Chelsea Vs Slavia Praha Leg 2 Perempat Final Liga Europa Pukul 02.00 WIB

Baca: Mahfud MD : Sampai Saat Ini Belum Ada Pemenang Pilpres 2019 yang Resmi, Hitung Cepat Belum Sah!

Saat dalam perjalanan, AG mengajak Bara untuk makan nasi goreng di terminal Mempawah, usai memesan nasi goreng AG mengajak Bara untuk membeli voucher pulsa.

"Belum sempat dimakan nasi goreng itu, dia mengajak beli voucher pulsa, karena saat itu posisi dia yang membawa motor, sampai di konter HP dia mengeluarkan uang Rp 7000 dan menyuruh saya membelinya," tutur Bara.

Begitu korban turun dari motor, AG langsung mengambil momentum untuk menarik tuas gas dengan kecepatan penuh melarikan motor tersebut sekira pukul 21.30 Wib.

Bara mengaku saat masuk ke konter Hp dia menoleh kebelakang melihat AG melarikan motornya ke arah Sungai Pinyuh.

"Memang laju dia, baru saja dua jam dari kejadian itu dia sudah sampai di Sungai Ambawang," ujar Bara.

Bara sontak meminta bantuan kepada orangtuanya untuk mengejar pelaku namun tak kesampaian, akhirnya dia menyebarkan kejadian itu di media sosial, dan melaporkan kejadian itu ke Polres Mempawah bersama orangtuanya.

Halaman
12
Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved