Pemilu 2019

Bawaslu Sita Rp 80 Juta di Melawi

Komisioner Bawasalu Kabupaten Sekadau sekaligus Koordinator Gakumdu, Al Aminuddin, mengatakan hal tersebut bukanlah OTT.

Bawaslu Sita Rp 80 Juta di Melawi
TRIBUN PONTIANAK/RIDHO PANJI PRADANA
Komisioner Bawaslu Kalbar Mohammad 

Bawaslu Sita Rp 80 Juta di Melawi

MELAWI - Bawaslu Provinsi Kalbar melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) politik uang di Kabupaten Melawi. Seorang pria yang membawa uang dalam sebuah kantong kresek lebih dari Rp 80 juta diamankan.

"Dari proses kita melakukan patroli pengawasan sampai tadi malam kita mendapatkan beberapa temuan terkait dengan dugaan pemberian uang. di Kabupaten Melawi kita menemukan orang membawa amplop berisi uang, setelah dihitung uangnya lebih dari Rp 80 juta. Amplopnya berjumlah 26. Kita sedang tangani dengan pihak Gakumdu," kata Kordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kalbar, Mohammad, Rabu (17/4/2019).

Menurutnya, hal ini didapatkan saat masa tenang dan kebetulan peristiwa yang terjadi, ditemukan di Melawi pada malam hari.

"Kita melakukan pengamanan secara langsung kalau orang menyebutnya tangkap tangan bersama dengan Sentra Gakumdu," tutur Muhammad.

Baca: Apa Sih Siskeudes Itu, dan Bagaimana Penerapannya? Yuk Simak Penjelasannya Di sini

Baca: Pelajar Tewas Kecelakaan di Jalan Adisucipto, Ini Identitas Korban

Lebih lanjut, Mohammad pun menerangkan jika pihaknya akan memproses OTT politik uamg tersebut secara profesional dan proses yang ada.

"Sebab kami masih diberikan waktu 14 hari terkait dengan penanganan pelanggaran. Maka semua barang bukti itu diamankan sementara dan kita sudah buat berita acara pengamanan barang tersebut dan Bawaslu sudah menangani sebagai temuan. Tentu ada proses 14 hari yang harus kita lakukan selambat-lambatnya tetapi kita akan bekerja secara profesional, apakah uang itu digunakan untuk mempengaruhi pemilih atau tidak, proses pembuktian itu melalui klarifikasi," tukasnya.

Mohammad juga mengungkapkan, pihaknya akan mendalami dugaan politik uang di Sekadau.

"Di Kabupaten Sekadau sudah menerima laporan pada saat pengawas melakukan patroli masyarakat melaporkan pada pengawas yang sedang patroli terkait dengan dugaan pemberian uang dari salah satu caleg DPRD," kata Mohammad.

Ia mengatakan, uang sejumlah Rp 100 ribu di dalam amplop, serta ditemukan juga bahan kampanye.

Halaman
12
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved