Pilpres 2019

Hasil Hitung Cepat Pilpres 2019 Diumumkan, Update Hasil Quick Count Live KompasTV Jam 15.00

Hasil Hitung Cepat Pilpres 2019 Diumumkan, Update Hasil Quick Count Live KompasTV Jam 15.00

Hasil Hitung Cepat Pilpres 2019 Diumumkan, Update Hasil Quick Count Live KompasTV Jam 15.00
Youtube Kompas TV
Hasil Hitung Cepat Pilpres 2019 Diumumkan, Update Hasil Quick Count Live KompasTV Jam 15.00 

Kita kalau berketuhanan yang maha esa dan punya iman harus yakin bahwa apa yang kita lakukan itu harusnya jadi amal soleh saja.

Maka jangan sampai Pilpres ini jadi amal salah, jangan sampai jadi dosa, jangan sampai jadi maksiat.

"Harusnya Pilpres ini jadi amal Soleh. Nantikan yang menentukan mah Allah dan itu udah beres. Kalau saya mah sudah yakin Pak," katanya.

Aa Gym kemudian melontarkan pertanyaan ke Mahfud MD yang dudukdi sebelahnya.

"Sudah tahu belum Presiden yang akan datang?," kata Aa Gym ke Mahfud MD.

"Allah yang tahu," jawab Mahfud MD.

"Nah udah Allah yang tahu. Udah begitu paling betul begitu jawabannya. Makanya tidak usah pakai licik, tidak usah pakai intimidasi, dari pihak manapun tidak usah pakai yang enggak-enggak," tegas Aa Gym. 

"Bagi kita ini tuh ladang amal saja.  Solat yang bagus, berangkat lebih awal, sedekah yang baik. Dan happy saja kesana. Tidak usah takut, kan yang menentukan Allah," jelasnya.

Misalkan nanti kalau terjadi sesuatu, sesudahnya, ya dijalankan saja dengan adil tuidak usah dengan emosional dan hal lain yang menciderain kebersamaan kita.

"Apapun nanti, siapapun yang ditakdirkan, memang sudah garisnya itu. Yang dapat tidak usah jadi ujub, tidak usah euforia, da belum tentu panjang umur juga. Jangan-jangan lagi gembira meninggal," kata Aa Gym.

"Yang tidak ditakdirkan kalau niatnya baik caranya baik, sudah jadi amal. Semuanya jadi amal," katanya. 

Aa Gym mengatakan dirinya ingin sekali bahwa Pilpres ini dijalani tidak dengan ketegangan, tidak dengan sesuatu yang menyeramkan. 

"Karena ini rumah kita. Siapa lagi yang akan membuat rumah kita ini menjadi indah dan menyenangkan selain kita-kita juga," paparnya.

"Jadi saya berharap, mudah-mudahan Pilpres ini semakin mematangkan dan mendewasakan kita semua seperti kata Mas Danhil, terutama para tokoh. Karena kita ini diuji di depan masyarakat," paparnya.

Jadi keteladanan apa. Jangan sampai kita mencurigai masyarakat yang akan bertengkar, padahal kitanya nggak ngasi contoh yang baik.

"Semoga Allah yang mengetahui segala-galanya menetapkan yang terbaik bagi negeri ini. Dan kita terima takdir ini, dengan semangat kita bangun bersama-sama negeri ini. (*)

Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved