Pileg 2019
TPS Rawan Jadi Fokus Patroli Pengawasan Bawaslu
Dari 10 indikator ini maka kita dapatkan skoring Kapuas Hulu dianggap paling banyak TPS Rawan
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Jamadin
TPS Rawan Jadi Fokus Patroli Pengawasan Bawaslu
PONTIANAK - Kordiv PHL Bawaslu Kalbar, Faisal Riza mengungkapkan jika TPS rawan yang dipetakan menjadi fokus dari patroli pihaknya dimasa tenang dan hari H pencoblosan.
"Dalam konteks melakukan pengawasan pada hari H dan masa tenang kita melakukan pemetaan TPS rawan ditujukan untuk memastikan strategi pengawasan yang dilakukan jajaran dibawah dan membangun partisipasi publik agar semua stake holder bisa memastikan ada potensi rawan," ungkapnya, Senin (15/4/2019).
"Kerawanan yang kita anggap tentu punya indikator, karena dalam konteks sebetulnya penyelengaraan prosedur dan potensi-potensi pidana pemilu, bukan dalam aspek kerawanan keamanan, meskipun itu bisa disampaikan pihak terkait," timpalnya.
Baca: VIDEO: Persiapan KPU Sambas Untuk Salurkan Logistik Pemilu ke Tiga Kecamatan Terakhir
Baca: VIDEO: TNI-Polri Kawal Pelepasan Logistik Pemilu 2019 ke Kecamatan di Ketapang
Indikator kerawanan, kata dia, ialah memastikan berapa TPS terdapat pemilih DPTb, TPS terdapat pemilih DPK, TPS dekat Rumah Sakit, TPS dekat perguruan tinggi, dan TPS dekat lembaga pendidikan karena punya potensi kekurangan surat suara dikhawatirkan DPT atau DPKnya melonjak.
Kemudian indikator lainnya ialah TPS terdapat praktik politik uang, TPS terdapat praktik penghinaan atau menghasut diantara pemilih, TPS terdapat KPPS berkampanye untuk peserta pemilu, TPS dekat posko atau rumah tim kampanye dan TPS terdapat logistik rusak.
"Dari 10 indikator ini maka kita dapatkan skoring Kapuas Hulu dianggap paling banyak TPS Rawan, disusul Pontianak, Sambas, Singkawang dan Ketapang, tapi ini untuk alat kita melakukan pengawasan lebih efektif dan publik serta stake holder lain bisa memastikan ini agar tidak terjadi potensi-potensi," terang Faisal Riza.
Baca: VIDEO: TNI-Polri Kawal Pelepasan Logistik Pemilu 2019 ke Kecamatan di Ketapang
Data TPS Rawan ini, kata dia, diimput dari 67 persen TPS atau 10.987 TPS dari total 16.499 TPS di Kalbar.
"Dalam konteks patroli pengawasan kita juga memastikan pengawasan terhadap TPS rawan misalnya ada tidak kekurangan surat suara, praktek politik uang, jadi ini alat sebagai untuk melakukan patroli pengawasan," tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/faisal-riza-tps.jpg)