Disdukcapil Sintang Optimis Target Perekaman E-KTP Hingga Hari Pencoblosan 99 Persen

Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Legislatif tinggal menghitung hari, tepat 17 April 2019 seluruh rakyat Indonesia khususnya di Kabupaten Sintang

Disdukcapil Sintang Optimis Target Perekaman E-KTP Hingga Hari Pencoblosan 99 Persen
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Suasana pelayanan dokumen kependudukan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sintang, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Senin (15/4/2019) pagi. 

Disdukcapil Sintang Optimis Target Perekaman E-KTP Hingga Hari Pencoblosan 99 Persen

SINTANG - Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Legislatif tinggal menghitung hari, tepat 17 April 2019 seluruh rakyat Indonesia khususnya di Kabupaten Sintang yang memiliki hak suara diharapkan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Untuk memilih, kepemilikan KTP elektronik (E-KTP) atau setidaknya Surat Keterangan Perekaman (Suket) juga menjadi penting sebagai syarat memilih.

Sebab itu, Disdukcapil Sintang memberi perhatian penting akan hal ini.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Sintang, Syarif Muhammad Taufik menyampaikan bahwa masih ada beberapa hari lagi kesempatan bagi masyarakat yang belum melakukan perekaman E-KTP.

"Maka dari itu, kita mengimbau betul karena masih ada sisa sedikit yang belum terekam sampai hari ini, sesegera mungkin rekam. Kita lakukan percepatan pelayanan kepemilikan E-KTP guna mendukung sukses Pemilu," ucapnya.

Baca: Pasca Putusan MK, Ini Jumlah Selisih DPTb di Kalbar

Baca: Amankan Pemilu, Polres Mempawah Kerahkan 364 Personel ke Sembilan Kecamatan

Baca: Kerajaan Arab Saudi Apresiasi Kepemimpinan Indonesia

Pihaknya terus menggenjot perekaman E-KTP menjelang waktu pelaksanaan Pemilu 2019. Menurutnya terhitung 31 Maret 2019 kemarin, cakupan perekaman E-KTP di Sintang saja sudah mencapai angka 98.12 persen.

"Dan kami yakin saat ini sudah mencapai 98.50 persen dan mudah-mudahan sampai hari pencoblosan nanti bisa 99 persen karena ini kan masih terus berjalan, minimal di angka 98.60 lah," kata Taufik, Senin (15/4/2019) pagi.

Menurutnya memang sebagian besar data masyarakat yang belum melakukan perekaman E-KTP ini adalah masyarakat yang berada di wilayah yang cukup jauh, wilayah yang medannya sulit dan transportasinya terbatas.

"Mudah-mudahan dengan koordinasi kita dengan beberapa kecamatan bisa membantu, karena kita juga punya tim yang bisa mobile ke kampung-kampung menjangkau mereka dan melakukan perekaman secara offline," jelasnya.

Dengan cakupan perekaman E-KTP yang sudah mencapai angka lebih dari 98 persen, menurut dia sudah merupakan prestasi. Sehingga untuk di Kalbar sendiri, Sintang berada di peringkat ketiga di bawah Kapuas Hulu dan Pontianak.

Penulis: Wahidin
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved