Pemilu 2019

Buat Cuitan Pedas Tentang Politik Uang, Mahfud MD : Itu Amoral, Pertanda Demokrasi Primitif

Di dalam demokrasi primitif, suara pemilih diperjualbelikan oleh kontestan dan pemilik hak suara.

Buat Cuitan Pedas Tentang Politik Uang, Mahfud MD : Itu Amoral, Pertanda Demokrasi Primitif
TRIBUNNEWS.COM
Mahfud MD 

"Ambil berasnya, ambil duitnya, jangan coblos orangnya. Ambil duitnya yang di amplop tadi. 30 ribu, 100 ribu, 300 ribu, 500 ribu. Ambil belikan ke semen, serahkan ke lokal," kata Ustadz Abdul Somad.

Selain pertanyaan tentang caleg membagi-bagikan sembako atau uang untuk mencoblos, selanjutnya Ustadz Abdul Somad juga menjawab pertanyaan jemaah tentang bagaimana hukum posisi seorang saksi Pemilu setiap caleg di TPS. 

Baca: Ustaz Abdul Somad Ternyata Pernah Dihadiah Honda CRV dan Toyota Fortuner, Respon UAS Bikin Salut

Baca: Ustadz Abdul Somad Difitnah Terima Gratifikasi dari Prabowo, Ketua IKAT Aceh: Saya Kenal Betul UAS

Berikut petikan pesan Ustadz Abdul Somad kepada para saksi TPS :

"Ada dosa paling besar, membunuh dosa besar, lari dari perang dosa besar, makan riba dosa besar.

Tapi ada dosa terbesar, diantara yang paling besar. 

Apa itu ya rasullullah?

Yang pertama, as-syirku, syirik.

Insyaallah kita sudah lepas dari syirik, amin.

Kedua, uququl walidain. durhaka pada orangtua.

Insyaallah kita sudah selamat dari durhaka, amin.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved