Pileg 2019

Putra: Mahasiswa Harus Melek Politik

Selain memiliki beberapa peranan tersebut, warga negara juga mempunyai hak dan kewajiban.

Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Muhammad Hafizh Mahendra Buana Putra  

Putra: Mahasiswa Harus Melek Politik 

PONTIANAK-  Kita sebagai mahasiswa, yang sudah menjadi seorang akademisi harus berpikiran luas.

Salah satu caranya, yaitu mendukung demokrasi yang sedang berjalan pada negara kita.

Memiliki kewarnegaraan suatu negara berarti memiliki kedudukan dan peranan sebagai warga negara. 

Peranan warga negara tersebut meliputi peranan yang pasif, aktif, negatif dan positif.

Selain memiliki beberapa peranan tersebut, warga negara juga mempunyai hak dan kewajiban. 

Baca: Sabhan Dukung Dialog Program Pro Inqkuted Kebijakan Pendidikan Dasar Komunitas Sekolah

Baca: Jelang Pemilu 2019, Dita: Tidak Ada Alasan untuk Tidak Memilih

Baca: Nasi Goreng Komplit dan Enak di Hotel Pontianak, Ini Tempatnya

Hak dan kewajiban tersebut diatur secara resmi dalam UUD 1945 maupun undang-undang yang terkait. 

Hak warga negara merupakan hak yang ditentukan dalam suatu konstitusi negara.

Selain hak, setiap warga negara juga memiliki kewajiban terhadap negaranya. 

Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita laksankan, salah satu hak dan kewajiban contohnya yaitu hak dan kewajiban dalam demokrasi. 

“Pemilu menjadi sarana dalam demokrasi, pemilu sering disebut sebagai peserta demokrasi. Pemilu bertujuan untuk memilih wakil-wakil rakyat. Pada saat pemilu, hak warga negara adalah ikut memilih dan dipilih. Mari sukses kan pemilu  pada 17 april besok. Mahasiswa harus melek politik, jangan golput!," terang Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Muhammad Hafizh Mahendra Buana Putra .

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved