Bawaslu Ketapang Minta Peserta Pemilu Taati Aturan pada Masa Tenang

Bawaslu Ketapang beberapa waktu lalu telah menyampaikan imbauan secara resmi kepada peserta pemilu.

Bawaslu Ketapang Minta Peserta Pemilu Taati Aturan pada Masa Tenang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ketapang, Roni Irawan. 

Bawaslu Minta Peserta Pemilu Taati Aturan pada Masa Tenang

KETAPANG - Anggota Bawaslu Kabupaten Ketapang Divisi Hukum, Data dan Informasi, Ronny Irawan meminta agar semua peserta pemilu dan pihak terkait agar dapat menaati aturan di masa tenang.

Sebagaimana yang sudah diatur norma dasarnya didalam Undang-Undang yang ditindaklanjuti pengaturan teknisnya di PKPU dan Perbawaslu.

Selain itu, dikatakan Ronny pada Minggu (14/04/2019), Bawaslu Ketapang beberapa waktu lalu telah menyampaikan imbauan secara resmi kepada peserta pemilu.

Baca: Bawaslu Ketapang Tertibkan APK Selama Masa Tenang

Baca: Bawaslu Ketapang Tertibkan APK Peserta Pemilu, di Delta Pawan Saja Jumlahnya Ribuan

Termasuk pihak media massa terkait penertiban APK dan pelarangan segala bentuk aktivitas kampanye di masa tenang.

Lewat imbauan tersebut, menurut Ronny peserta pemilu diberikan keleluasaan untuk menertibkan atau melepas segala bentuk APK yang terpasang di wilayah Ketapang.

"Dan setelah masa tenang dimulai maka mulai hari ini kita lakukan tindakan penertiban bersama-sama dengan Satpol pp dan pihak terkait lainnya," terang Ronny.

Baca: Masa Tenang Pemilu 2019, Ini Hal-hal yang Tidak Boleh Dilanggar Sesuai Imbauan Bawaslu RI & KPU RI

Baca: Ini Sanksi Tegas Bagi Peserta dan Tim Kampanye Jika Langgar Ketentuan Masa Tenang Pemilu 2019

"Kami juga mengimbau agar semua pihak turut serta menjaga kekondusifitas situasi selama masa tenang hingga hari pemungutan suara, serta menghindari segala bentuk upaya merendahkan harga diri rakyat lewat praktek jual beli suara atau politik uang," ujarnya.

"Terlebih akan ada konsekuensi hukum yang berat bagi para pelaku politik uang maupun bagi pihak yg mengganggu proses penyelenggaraan pemilu," imbuhnya lagi. (*)

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved