Pileg 2019

Wakapolda Kalbar Ajak Generasi Millenial Berperan Aktif dalam Pemilu 2019

Polda Kalbar beserta jajarannya telah melaksanakan langkah-langkah kepolisian diantaranya yaitu upaya pencegahan,

Wakapolda Kalbar Ajak Generasi Millenial Berperan Aktif dalam Pemilu 2019
Humas Polda Kalbar
Foto bersama Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Sri Handayani dan bersama Mahasiswa tergabung di PMKRI. 

Wakapolda Kalbar Ajak Generasi Millenial Berperan Aktif dalam Pemilu 2019

PONTIANAK- Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Sri Handayani ajak Mahasiswa Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) berperan kaum millenial untuk sukseskan Pemilu Jujur, Damai dan Sejuk.

Pernyataan itu di sampaikan Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Sri Handayani saat ikuti kegiatan yang di laksanakan PMKRI Cabang Pontianak bersama Pengurus Pusat PMKRI menyelenggarakan seminar nasional bertema “Peran Kaum Milenial dalam Menyukseskan Pemilihan Umum yang Jujur, Damai dan Sejuk” di Aula Enggang Hotel Garuda Pontianak, Jumat (12/4/2019).

Kegiatan yang di ikuti sekitar  500 mahasiswa/i se-Pontianak hadir dalam seminar nasional ini.

Hadir juga Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Sri Handayani, Uskup Agung Pontianak Mgr. Agustinus Agus, Tokoh Politik Dr. Karolin Margaret Natasa, Komisioner KPU dan Ketua Presidium Pusat PMKRI

Sri Handayani menyampaikan, dalam pengamanan Pemilu tahun 2019 ini sesuai dengan Undang-undang Kepolisian Nomor 2 tahun 2002 pasal 13 tentang tugas pokok dan wewenang Polri yaitu Harkamtibmas (Pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat), Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat, serta penegakkan hukum.

"Polda Kalbar beserta jajarannya telah melaksanakan langkah-langkah kepolisian diantaranya yaitu upaya pencegahan, mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat menggelar tabligh akbar dan kegiatan keagamaan lainnya dengan tujuan untuk mendinginkan situasi politik."ujar Wakapolda Kalbar

"Untuk meminimalisasi isu-isu provokatif dan berita hoax di media sosial Polda Kalbar juga telah memperkuat patroli cyber, dan yang terakhir yaitu upaya represif jika terdapat situasi-situasi di luar dugaan dengan menyiapkan pengamanan terbuka maupun upaya kontingensi," tambahnya.

Ia juga menambahkan, pola pengamanan TPS diatur dengan pembagian kekuatan Polri, TPS dan linmas sesuai dengan tingkat kerawanan di masing-masing wilayah. 

Baca: Inkai Kalbar Akan Gelar Gashuku dan Ujian Zona II Kalbar

Baca: Bimtek Penganggaran Upaya Optimalisasi Pelaksanaan APBN di Kalbar

“Pola pengamanan TPS telah diatur sesuai dengan kriteria wilayahnya masing-masing yaitu untuk Aman (1 Polri : 4 TPS : 8 Linmas), Rawan 1 (1 Polri : 3 TPS : 6 Linmas), Rawan 2 (1 Polri : 2 TPS : 4 LINMAS), dan Rawan 3 (1 Polri : 1 TPS : 2 Linmas). Jadi masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya gangguan keamanan di TPS, karena kami TNI dan Polri selalu bersinergi dalam menjaga keamanan. Mari gunakan hak pilih dengan baik, dan jangan golput,” jelasnya. 

Sri berharap sebagai mahasiswa yang juga kaum milenial generasi penerus bangsa, mari kita berperan aktif dalam Pemilu 2019 ini dengan menggelorakan semangat kejujuran, kedamaian dan kesejukan sesuai dengan harapan dan cita-cita kita bersama. 

Jangan mudah percaya dengan berita-berita hoax apalagi menjadi pelaku penyebaran hoax.

Diakhir kegiatan diadakan pembacaan deklarasi  “Kita Indonesia” oleh seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut. Melalui pembacaan deklarasi tersebut diharapkan agar kaum milenial mampu menyampaikan pesan-pesan perdamaian kepada seluruh masyarakat akan pentingnya menjaga kesatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved