Breaking News:

Perindo Fokus Bangun Masyarakat Produktif

Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo kembali menegaskan dua konsep partai berlambang rajawali biru itu adalah membantu dan bangun masyarakat

Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo dan Ketua Umum Kartini Perindo Liliana Tanaja Tanoesoedibjo hadir pada panen raya di NTT beberapa waktu lalu. 

Perindo Fokus Bangun Masyarakat Produktif

JAKARTA – Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo kembali menegaskan dua konsep partai berlambang rajawali biru itu adalah membantu dan membangun masyarakat.

Hal itu diungkapkan pada rangkaian kampanye Pemilu 2019 di Jakarta, Jumat (12/4/2019)

Dia merinci, wujud bantuan yang diberikan partainya di antaranya berupa kegiatan fogging atau pengasapan gratis menangkal penyakit demam berdarah dengue, penyediaan armada ambulans yang siaga di setiap daerah, dan kegiatan bazar paket beras berkualitas dengan harga terjangkau.

Program bantuan itu sudah berlangsung lama dan hingga kini semakin digiatkan.

“Konsep berikutnya dan lebih penting lagi adalah membangun masyarakat, hal ini dipacu karena kesadaran kita bahwa Indonesia harus maju. Perindo berdayakan dan mendorong masyarakat lebih produktif,” kata Hary Tanoe yang didampingi Ketua Umum Kartini Perindo Liliana Tanaja Tanoesoedibjo dan pengurus DPP Perindo lainnya.

Baca: DPD Perindo Pontianak Terus Berkonsolidasi

Baca: DPW Perindo Kalbar Berikan Pembekalan Kepada Seluruh Caleg Provinsi Kalbar

Langkah konsep kedua ini menyasar pelaku UMKM, petani, nelayan dan koperasi.

Khusus untuk usaha kecil, Perindo memberikan gerobak gratis yang desainnya disesuaikan dengan produk yang dijual seperti mi baso, gorengan dan aneka minuman, serta produk kuliner khas daerah.

Para penerima gerobak juga mendapat pendampingan dan pembinaan usaha.

Begitu pula dengan para petani yang mendapat mesin perontok padi. Peralatan pertanian itu diharapkan mempercepat proses kerja dan sekaligus mendongkrak produktivitas petani padi.

Perindo juga memperhatikan banyaknya petani penggarap di Indonesia yang perlu diberdayakan.

Keterbatasan kepemilikan lahan dan akses modal bakal disiasati dengan membentuk wadah koperasi yang menjadi payung usaha bagi mereka.

“Pemberdayaan ekonomi juga tak lepas dari potensi setempat. Di Semarang, kami membuat percontohan dan memberi pelatihan untuk ibu-ibu dan istri nelayan bagaimana memproduksi produk olahan dari hasil tangkapan laut seperti kerupuk udang, petis, dan terasi,” ujar HT.

Upaya ini digadang-gadang meningkatkan pendapatan keluarga dan menciptakan nilai tambah dibandingkan dari hasil laut mentah menjadi produk kuliner yang harganya lebih tinggi.

Para keluarga nelayan juga mendapat pendampingan pemasaran, tips mempertahankan kualitas, dan pembukuan atau akuntansi sederhana yang aplikatif.

Baca: Perindo Pontianak Bidik Kaum Millenial

Baca: Klaim Punya Popularitas, DPW Partai Perindo Kalbar Yakin Raih Sukses di Pileg 2019 Mendatang

Hary Tanoe juga mengungkapkan, upaya memacu produktivitas dan menyejahterakan masyarakat itu akan semakin efektif jika dikawal dengan kebijakan dan regulasi yang melindungi kalangan masyarakat.

Proteksi itu, salah satunya, diwujudkan dengan adanya peraturan berupa UU maupun perda yang dibuat oleh wakil rakyat di setiap tingkatan baik DPR RI, DPRD provinsi dan kabupaten/kota.

Jika Perindo memiliki anggota DPR yang cukup, imbuh HT, maka akan mampu membuat kebijakan yang tepat sasaran dan dibutuhkan masyarakat.

“Percayalah, Perindo berjuang untuk kesejahteraan masyarakat yang lebih mapan, lebih produktif sehingga Indonesia menjadi negara maju. Kami mengabdi mengabdi untuk turut memberi solusi bagi Indonesia,” katanya.

Sementara, Ketua Bidang Media dan Komunikasi Massa DPP Perindo Arya Mahendra Sinulingga mengungkapkan program populis milik Partai Perindo akan terus berjalan hingga masyarakat bisa tumbuh, mandiri dan sejahtera.

Para pengurus dan caleg bahu membahu berinteraksi langsung dengan warga di setiap kegiatan sosial.

Baca: Sekjen Perindo Nilai Kalbar Jadi Provinsi Andalah Untuk Bawa Perindo Jadi Partai Besar 2019

“Kita juga menerapkan program yang berangkat mencermati potensi, situasi lingkungan dan juga karena ada aspirasi masyarakat. Banyak aksi fogging dilakukan karena warga mengajukan permintaan, begitu pula dengan bazar dan aneka pelatihan usaha kuliner,” ujarnya. Kepekaan ini diakuinya mendapat sambutan positif dari warga yang berharap program Perindo dapat terjadwal dan terus berlanjut. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved