Pekan Gawai Dayak 2019 Angkat Budaya dan Adat Masyarakat Bengkayang

Menurut Sekretaris PGD, Agustinus Ujang, PDG direncanakan akan berlangsung pada 20 hingga 24 Mei 2019, dan dipusatkan di Rumah Radakng Pontianak.

Pekan Gawai Dayak 2019 Angkat Budaya dan Adat Masyarakat Bengkayang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Malam penutupan Pekan Gawai Dayak Provinsi Kalimantan Barat ke 33 tahun 2018 di Rumah Radakng, Jalan Sutan Syahrir, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (24/5/2018) malam. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI 

Pekan Gawai Dayak 2019 Angkat Budaya dan Adat Masyarakat Bengkayang , Digelar Mei Ini

PONTIANAK - Panitia Pekan Gawai Dayak (PGD) XXXIV 2019 sudah dibentuk.

Kali ini, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak, Sekundus yang dipercaya sebagai Ketua Umum.

Menurut Sekretaris PGD, Agustinus Ujang, PDG direncanakan akan berlangsung pada 20 hingga 24 Mei 2019, dan dipusatkan di Rumah Radakng Pontianak.

Namun pihaknya belum dapat memastikan siapa yang akan hadir untuk membuka PGD tahu, apakah presiden, menteri atau pejabat negara lainnya.

Baca: Club Tiger Phukatc Turut Berpatisipasi Sukseskan Pekan Gawai Dayak di Kapuas Hulu

Baca: Antusias Warga di Malam penutupan Pekan Gawai Dayak Provinsi Kalbar ke 33 Tahun 2018

“Untuk yang ini (yang akan membuka) belum bisa kita pastikan, karena masih harus konfirmasi dulu,” kata dia.

Seperti biasanya, akan ada banyak Sanggar yang ikut serta, namun kini panitia masih menunggu konfirmasi terkait jumlah pastinya.

Selain sanggar, juga ada kontingen dari luar negeri, seperti dari Sarawak, Kuching, Aborigin, dan Indian.

Agustinus juga menerangkan, bahwa tidak ada rangkaian acara yang berubah tahun ini, termasuk upacara adat ngampar bide dan juga Pawai Budaya yang akan tetap ada.

Baca: Foto-Foto Lomba Menganyam Manik Dalam Rangkaian Acara Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-33

Baca: Penampilan Para Penyanyi di Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-33

“Rangkaian adat masih sama seperti tahun lalu. Dimana sebelum tanggal 20 Mei akan ada acara adat Ngampar Bide,” terangnya.

Hanya saja, untuk tahun ini akan memakai adat dari masyarakat Kabupaten Bengkayang. (Bella)

Penulis: Bella
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved