Masyarakat Tak Mau Dipersulit Kendala Teknis Dalam Pelayanan Publik

Ilyas menyebutkan seharusnya, bahan-bahan yang berpotensi menjadi kendala kedepan seperti kertas blanko dan sebagainya, hendaknya di-stok lebih dulu

Masyarakat Tak Mau Dipersulit Kendala Teknis Dalam Pelayanan Publik
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ya'M Nurul Anshory
Warga Mempawah, Ilyas (43) saat diwawancara, Jumat (12/4/2019). 

Masyarakat Tak Mau Dipersulit Kendala Teknis Dalam Pelayanan Publik

MEMPAWAH - Masyarakat Kabupaten Mempawah secara umum mengaku sudah puas dengan pelayanan publik yang mereka terima.

Kendati demikian, seringkali ada saja masalah teknis yang menjadi penghambat dalam proses pelayanan publik tesebut.

"Untuk pelayanan publik alhamdulilah, cuma kadang-kadang masalah teknis saja yang kurang memuaskan, misalnya keterlambatan petugas, juga bahan-bahan misalnya dalam proses pembuatan KTP," ujar salah satu warga Mempawah, Ilyas (43), Jumat (12/4/2019).

Baca: Ratusan Personel Polres Mempawah Siap Amankan TPS, Kapolres Petakan Pola Pengamanan

Baca: Jelang Pemilu 2019, Kapolres Mempawah Ajak Masyarakat Tolak Berita Hoaks

Ilyas mengapresiasi kinerja para petugas pelayanan publik selama ini, namun kata dia, jika mengambil contoh dalam membuat KTP saja, kadang tidak ada blanko, tidak ada tinta dan sebagainya.

"Jadi menurut saya, kendala teknis seperti bahan-bahan blanko, tinta itukan bukan barang yang sulit untuk dicari, kalau bisa itu harus di minimalisir," tukasnya.

Ilyas menyebutkan seharusnya, bahan-bahan yang berpotensi menjadi kendala kedepan seperti kertas blanko dan sebagainya, hendaknya di stok terlebih dahulu.

"Harapan kami sebagai masyarakat tolonglah diperhatikan, kamikan tidak punya banyak waktu, kami berharap dalam pelayanan publik itu bisa selesai satu hari saja, ini kalau mau buat KTP bisa berminggu-minggu," tandasnya.

Terpisah, warga lain Sumardi (52) mengatakan selama ini ia sudah banyak mengurus surat menyurat baik itu KTP, KK, SIM dan lain-lain, ia merasa setiap kantor pelayanan publik itu punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Baca: Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2, Gusti Ramalana: Upaya Mengintensifkan Pendapatan Daerah

Baca: IPM Pendidikan Kabupaten Mempawah 6,31 Persen, Gusti Ramlana: Dorong Tingkatkan Kualitas Pendidikan

"Saya sudah sering kalau urusan begini (pelayanan publik_red), kadang itulah tadi, kalau misalnya pas tidak ada bahan itu bisa lama, namun kalau semua lancar, tidak ada kendala teknis tentu bisa cepat," ujarnya.

Sumardi berharap, setiap kantor pelayanan publik di Mempawah bisa mengantisipasi apapun potensi yang bisa menjadi kendala teknis dalam pelayanan kepada masyarakat. (Yak)

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved