BABAK Baru Kasus Audrey - Upaya Diversi Ditolak, Perkara Lanjut ke Meja Hijau

Upaya diversi tersebut menemui jalan buntu saat keluarga korban, diwakilkan oleh pengacara menolak upaya diversi pada Kamis malam (11/4/2019)

BABAK Baru Kasus Audrey - Upaya Diversi Ditolak, Perkara Lanjut ke Meja Hijau
TRIBUNPONTIANAK/YOUTUBE
Keluarga Audrey Tunjukkan Foto 

BABAK Baru Kasus Audrey - Upaya Diversi Ditolak, Perkara Lanjut ke Meja Hijau

PONTIANAK - Sesuai dengan amanat dari Undang-undang nomor 11 tahun 2012, sistem pidana peradilan anak pasal 7 ayat 1 dan 2 dikatakan bahwa apabila ancaman hukumannya dibawah 7 tahun maka wajib diupayakan untuk diversi.

Berlandaskan dari Undang-undangan tersebut, maka pihak kepolisian dalam menangani kasus penganiayaan terhadap AU (Audrey) yang juga melibatkan 3 pelaku dibawah umur, mengupayakan diversi.

Namun upaya tersebut menemui jalan buntu saat keluarga korban, diwakilkan oleh pengacara menolak upaya diversi pada Kamis malam (11/4/2019)

“Karena ini pasal 80 yang kita terapkan, berdasarkan hasil visum, maka wajib diupayakan diversi. Meskipun di awal kita dengar-dengar nggak mau tapi tetap kita upayakan, kita mediasi,” terang Kapolres Kota Pontianak Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir saat ditemui Jumat (12/4).

Baca: Audrey Pontianak - Pertanyakan Hasil Visum, Kuasa Hukum AU Beberkan Fakta Yang Terjadi Sebenarnya

Baca: BABAK Baru Kasus Audrey, Kejari Pontianak Siapkan 4 JPU Tangani Kasus Dugaan Penganiayaan

Namun karena akhirnya tidak ditemukan kesepakatan, maka pihak kepolisian wajib melanjutkan perkara tersebut.

“Makanya tadi malam langsung melengkapi berkas perkara dan melanjutkan semua,” terang Kapolres.

Kombes Anwar menerangkan, pihak korban tetap kekeh tidak mau adanya diversi, mereka ingin membuat efek jera kepada para pelaku.

Baca: Pihak Korban Tunjukkan Fakta Baru, Adanya Upaya Perusakan Kelamin di Kasus Audrey Pontianak

Baca: Surat Suara di Luar Negeri Tercoblos, Luhut Binsar Panjaitan Kaitkan Audrey

Maka dalam mediasi itu pihak keluarga memutuskan tidak hadir, dengan alasan takut terpengaruh suasana dan akhirnya menyetujui diversi.

Hanya pengacara saja yang mewakili pihak keluarga korban dalam pertemuan kamis malam itu. (*)

Penulis: Rizki Fadriani
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved