Babak Baru Kasus Audrey, Kuasa Hukum Ungkap Korban Akan di-USG Usai Keluar dari Rumah Sakit

Terkait hasil visum yang dikeluarkan oleh pihak RSU Bhayangkara, Daniel menyebutkan untuk sementara pihaknya akan meyakini hasil tersebut.

Babak Baru Kasus Audrey, Kuasa Hukum Ungkap Korban Akan di-USG Usai Keluar dari Rumah Sakit
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HADI SUDIRMANSYAH
Kuasa Hukum Audrey, H Daniel Edward Tangkau 

Babak Baru Kasus Audrey, Kuasa Hukum Ungkap Korban Akan di-USG Usai Keluar dari Rumah Sakit

PONTIANAK - Kuasa Hukum AU (Audrey) membenarkan kliennya yang menjadi korban penganiayaan sejumlah Siswi SMA saat ini sudah tak lagi menjalani rawat inap di RSU ProMedika Pontianak.

Kuasa Hukum AU, H Daniel Edward Tangkau saat di konfirmasi sejumlah wartawan menuturkan Kondisi AU dipastikan sudah membaik saat ini, dan AU sudah keluar dari rumah sakit tadi malam pada Jumat (12/4/2019) sekitar pukul 20.30 WIB, dan dibawa oleh pihak keluarga.

"Meski tidak lagi dirawat, AU tetap akan menjalani perawatan medis yakni rawat jalan,"kata H Daniel pada Sabtu (13/4/2019)

Baca: Deputi Kementerian PP-PA Ikut Pantau Kasus Audrey, Harapkan Tuntas Sebagaimana Mestinya

Baca: Pemkot Pontianak Gelar Rakor, Upayakan Penyelesaikan Kasus Audrey Secara Humanis Berdasarkan UU

Dikatakannya lagi, Rawat Jalan tersebut  satu di antanya yang akan di jalani AU adalah tindakan ultrasonografi alias USG.

Namun dirinya belum bisa memastikan kapan akan dilakukan USG tersebut.

"Rencana akan di-USG, tapi kapan di-USG saya tidak tahu. Itu urusan dia dan rumah sakit. Kita hanya mendampingi dia perjalanan proses hukum dia saja," ujarnya.

Terkait hasil visum yang dikeluarkan oleh pihak RSU Bhayangkara, Daniel menyebutkan untuk sementara pihaknya akan meyakini hasil tersebut.

Baca: BABAK Baru Audrey, Banyak Informasi Hoax di Medsos, Kejaksaan Upayakan Tak Sampai Pengadilan

Baca: Babak Baru Kasus Audrey, 4 UU Ini Paksa Penyelesaian Kasus Audrey Berakhir Diversi Alias Damai

"Namun untuk visum yang kedua, terutama pemeriksaan bagian dalam tubuh AU, seperti luka atau memar, dirinya akan berkoordinasi lagi kepada pihak kepolisian, dalam hal ini Polresta Pontianak. Mengingat yang berhak meminta visum ulang hanya pihak kepolisian."katanya.

"Apabila ‎mereka (kepolisian) mau atau tidak, itu urusan mereka. Tidak apa-apa. Tapi kita yakin bahwa sudah ditangani dengan cepat," pungkasnya. (hdi)

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved