Mahfud MD Ajak Jaga Persatuan, Luhut Ajak Saling Trust

Menghadiri silaturahim dan apel kebangsaan pemilu damai di Rumah Radakng Pontianak, Prof Mahfud MD mengingatkan pentingnya

Mahfud MD Ajak Jaga Persatuan, Luhut Ajak Saling Trust
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI,Jenderal TNI (purn) Luhut Binjar Panjaitan dan Prof.Dr.Mohammad Mahfud MD, didampingi Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji dalam acara Silahturahmi dan Apel Kebangsaan Dalam Rangka Menuju Pemilu Damai di Rumah Radakng, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (12/4/2019) pagi. 

Mahfud MD Ajak Jaga Persatuan, Luhut Ajak Saling Trust

PONTIANAK - Menghadiri silaturahim dan apel kebangsaan pemilu damai di Rumah Radakng Pontianak, Prof Mahfud MD mengingatkan pentingnya untuk terus menjaga persatuan dan kehamonisan bangsa Indonesia.

Menurutnya, Dunia Internasional mengakui jika tempat untuk belajar pluralisme terbaik adalah Indonesia. diluar negeri, kata dia, banyak antar suku terpecah karena isu-isu agama, namun hal tersebut tidak untuk Indonesia.

"Indonesia tidak pernah menjadikan isu agama untuk memecah antar saudaranya, itu yang harus kita banggakan. Mari kita syukuri, mensyukuri berarti merawat, karena dengan Indonesia yang kita miliki dengan keberagaman inilah kita bisa maju bersama," katanya, Jumat (12/04/2019).

Oleh karena itu, kata Mahfud MD, masyarakat dan seluruh elemen tetap harus menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.

Baca: Jadi WNI di Luar Negeri, Berikut Metode Pemilihnya Untuk Salurkan Hak Suara

Baca: VIDEO: Tolak Diversi, Pihak Korban Pengeroyokan Siswi SMA Tunjukan Bukti Foto Kekerasan yang Ada

Baca: Lifter Putri Angkat Besi Kalbar Berpeluang Masuk Pelatnas Sea Games 2019, Ini Atletnya

Baca: Wabup Askiman Letakkan Batu Pertama Pembangunan GKII Merarai Dua

Mantan Ketua MK ini pun mengajak agar berdemokrasi yang sportif, dan boleh menentukan sikap apapun didalam demokrasi sejauh masih dalam koridor. Dan tidak melanggar hukum termasuk juga penyebaran berita hoax.

Sementara itu, Menko Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan berharap antar masyarakat Indonesia tidak berburuk sangka dan saling trust.

'Tadi saya kira pesan dari Pak Mahfud dengan saya adalah pesan kebangsaan, mari kita sama-sama memeriahkan pesta demokrasi kita dengan bersih jangan banyak berburuk sangka, kalau ada perbedaan disana-sini saya kira adalah proses demokrasi, tapi jangan buruk sangka, kalau ada yang salah ya dibawa ke pengadilan, dihukum, tapi jangan seperti yang saya sampaikan tadi merusak semua kebaikan-kebaikan yang sudah kita bina berpuluh-puluh tahun," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia pun berharap agar berita-berita hoax tidak kemudian ikut disebarkan oleh elit-elit dan agar ada pendewasaan dalam demokrasi.

"Berita-berita bohong saya berharap, saya mengimbau elit-elit kita terutama mengurangi atau menghilangkan berita-berita itu, biarlah berkampanye dengan baik dua belah pihak dan hasilkan suasana yang lebih dewasa baik untuk masa depan Republik Indonesia," terangnya.

Ia pun mengungkapkan jika pemilu nantinya tetap ditentukan oleh tangan rakyat.

"Saya kira bagus Kalbar, biarlah kalau hasil menang kalah biarkan aja nanti rakyat yang menentukan, inikan pesta rakyat," katanya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved