Audrey Pontianak

FOTO: Upaya Diversi Ditolak Kuasa Hukum Audrey

Daniel Edward Tangkau perwakilan pengacara korban menandatangani berita acara diversi di Mapolresta Pontianak

FOTO: Upaya Diversi Ditolak Kuasa Hukum Audrey - daniel-edward-tangkau-perwakilan-pengacara-korban-menandatangani-berita08.jpg
TRIBUNPONTIANAK/Destriadi Yunas Yumasani
Daniel Edward Tangkau perwakilan pengacara korban menandatangani berita acara diversi di Mapolresta Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (11/4/2019) sekitar pukul 23.30 WIB. Pihak korban menolak diversi berupa sanksi sosial berupa pelayanan masyarakat dan mengajukan berlanjutnya proses hukum kasus penganiayaan siswi SMP di Kota Pontianak. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
FOTO: Upaya Diversi Ditolak Kuasa Hukum Audrey - pertemuan-antara-pengacara-korban-dengan-pengacara-pelaku-bersama-penyidik09.jpg
TRIBUNPONTIANAK/Destriadi Yunas Yumasani
Pertemuan antara pengacara korban dengan pengacara pelaku bersama penyidik Polresta Pontianak, Bappas, dan Dinas Sosial membahas diversi di Mapolresta Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (11/4/2019) sekitar pukul 23.30 WIB. Pihak korban menolak diversi berupa sanksi sosial berupa pelayanan masyarakat dan mengajukan berlanjutnya proses hukum kasus penganiayaan siswi SMP di Kota Pontianak. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
FOTO: Upaya Diversi Ditolak Kuasa Hukum Audrey - pertemuan-antara-pengacara-korban-dengan-pengacara-pelaku-bersama-penyidik10.jpg
TRIBUNPONTIANAK/Destriadi Yunas Yumasani
Pertemuan antara pengacara korban dengan pengacara pelaku bersama penyidik Polresta Pontianak, Bappas, dan Dinas Sosial membahas diversi di Mapolresta Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (11/4/2019) sekitar pukul 23.30 WIB. Pihak korban menolak diversi berupa sanksi sosial berupa pelayanan masyarakat dan mengajukan berlanjutnya proses hukum kasus penganiayaan siswi SMP di Kota Pontianak. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
FOTO: Upaya Diversi Ditolak Kuasa Hukum Audrey - pertemuan-antara-pengacara-korban-dengan-pengacara-pelaku-bersama-penyidik12.jpg
TRIBUNPONTIANAK/Destriadi Yunas Yumasani
Pertemuan antara pengacara korban dengan pengacara pelaku bersama penyidik Polresta Pontianak, Bappas, dan Dinas Sosial membahas diversi di Mapolresta Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (11/4/2019) sekitar pukul 23.30 WIB. Pihak korban menolak diversi berupa sanksi sosial berupa pelayanan masyarakat dan mengajukan berlanjutnya proses hukum kasus penganiayaan siswi SMP di Kota Pontianak. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
FOTO: Upaya Diversi Ditolak Kuasa Hukum Audrey - deni-amirudin-pengacara-pelaku-menjelaskan-hasil-upaya-diversi13.jpg
TRIBUNPONTIANAK/Destriadi Yunas Yumasani
Deni Amirudin pengacara pelaku menjelaskan hasil upaya diversi di Mapolresta Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (11/4/2019) sekitar pukul 23.30 WIB. Pihak korban menolak diversi berupa sanksi sosial berupa pelayanan masyarakat dan mengajukan berlanjutnya proses hukum kasus penganiayaan siswi SMP di Kota Pontianak. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
FOTO: Upaya Diversi Ditolak Kuasa Hukum Audrey - pertemuan-antara-pengacara-korban-dengan-pengacara-pelaku-bersama-penyidik14.jpg
TRIBUNPONTIANAK/Destriadi Yunas Yumasani
Pertemuan antara pengacara korban dengan pengacara pelaku bersama penyidik Polresta Pontianak, Bappas, dan Dinas Sosial membahas diversi di Mapolresta Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (11/4/2019) sekitar pukul 23.30 WIB. Pihak korban menolak diversi berupa sanksi sosial berupa pelayanan masyarakat dan mengajukan berlanjutnya proses hukum kasus penganiayaan siswi SMP di Kota Pontianak. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI

.

Penulis: Destriadi Yunas Jumasani
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved