Piala Presiden

Bonek Dilarang Saksikan Final Arema FC Vs Persebaya, Wali Kota Risma Sampaikan Pesan Seperti Ini

BONEK julukan untuk Suporter Persebaya Surabaya dilarang menyaksikan langsung laga Final Piala Presiden leg kedua di markas Arema FC

Bonek Dilarang Saksikan Final Arema FC Vs Persebaya, Wali Kota Risma Sampaikan Pesan Seperti Ini
Instagram/@surabaya
Bonek Dilarang Saksikan Final Arema FC Vs Persebaya, Wali Kota Risma Sampaikan Pesan Seperti Ini 

Bonek Dilarang Saksikan Final Arema FC Vs Persebaya, Wali Kota Risma Sampaikan Pesan Seperti Ini

BONEK julukan untuk Suporter Persebaya Surabaya dilarang menyaksikan langsung laga Final Piala Presiden leg kedua di markas Arema FC Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Jumat (12/4/2019) pukul 19.00 WIB.

Bonek adalah akronim bahasa Jawa dari Bondho Nekat (Bondho dan Nekat), biasanya ditujukan kepada suporter kesebelasan Persebaya Surabaya. Juga terdapat istilah Bonita (Bonek Wanita). Serta memiliki slogan "Salam Satu Nyali WANI!!!"

Persebaya Surabaya, akan bertandang ke markas Arema FC untuk menjalani pertandingan final leg kedua Piala Presiden.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, "ngevlog" mengajak pendukung Persebaya Surabaya, Bonek Mania, untuk tidak datang ke Malang.

Ajakan Risma, disampaikan melalui vlog di akun Instagram Humas Pemkot Surabaya, @surabaya, yang diunggah pada Kamis (11/4/2019) malam.

Baca: Arema FC Vs Persebaya Leg 2 Final Piala Presiden 2019 Hari Ini, Singo Edan Diambang Juara

Baca: Prediksi Skor Arema FC Vs Persebaya Leg 2 Final PIala Presiden 2019 Kick Off Jam 19.00 WIB

Dalam vlognya, Risma mengimbau, kepada Bonek untuk tidak ke Malang, mengingat kedua suporter, Bonek dan Aremania, dikenal tidak akur.

Risma khawatir bila Bonek tetap nekat ke Malang, justru akan jatuh korban.

"Untuk anak-anakku Bonek semuanya, sudah ada larangan dari pemerintah, sudah ada larangan dari PSSI, bahwa kalian semuanya tidak boleh berangkat ke Malang," kata Risma. 

"Penyebabnya banyak sekali. Di antaranya adalah supaya tidak ada korban lagi. Tolong, satu nyawa, satu anak, satu orang, bagi keluarganya seperti ribuan orang," kata Risma lagi.

Halaman
123
Penulis: Rizky Zulham
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved