Kutuk Keras Dugaan Penganiayaan Audrey, Guntur Perdana: Sudah Melewati Batas-batas Kemanusiaan

Guntur menilai bahwa aksi pengeroyokan tersebut sudah melewati batas-batas normal dan batas-batas kemanusiaan.

Kutuk Keras Dugaan Penganiayaan Audrey, Guntur Perdana: Sudah Melewati Batas-batas Kemanusiaan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua Umum Laskar Madura Kalbar, Guntur Perdana 

Kutuk Keras Dugaan Penganiayaan Au, Guntur Perdana: Sudah Melewati Batas-batas Kemanusiaan

PONTIANAK - Ketua Umum Laskar Madura Kalbar Guntur Perdana mengutuk keras tindakan kekerasan yang dilakukan siswi SMA terhadap Au (Audrey) siswi SMP di Pontianak, Kalimantan Barat.

Guntur menilai bahwa aksi pengeroyokan tersebut sudah melewati batas-batas normal dan batas-batas kemanusiaan.

"Saya mengutuk keras sikap tindak perilaku diskriminasi kejahatan yang terjadi pada wanita dan anak. Itu sudah melampaui batas normal, batas-batas kemanusiaan," ujar Guntur Perdana kepada Tribun, kamis (11/4/2019).

Baca: Laskar Madura Kalbar Siap Bekerja Sama Dengan Menpora RI

Baca: Laskar Madura Kalbar Ucapkan Selamat Atas Dilantiknya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak

Lebih jauh, Ia menuturkan sikap siswi SMA yang membully bahkan dengan kejam berani merusak kemaluan korban sangat memperihatinkan dan membuat miris dunia pendidikan di Indonesia.

"Ini perlu di tindak, karena ini bukan saja terulang lagi tapi menjadi masif seperti disengaja itu. Ini kan bagian dari tanggungjawab negara yang harus diselesaikan," tegasnya.

Selain itu, Guntur menyebutkan bahwa lemahnya pengawasan pihak sekolah dan orang tua dinilai menjadi salah satu faktor pendorong peristiwa itu kerap terulang.

Di sisi lain masih lemahnya penegakkan hukum bagi pelaku perlu dilakukan perbaikan.

Baca: Laskar Madura Minta Gubernur Kalbar Terpilih Amanah dan Mengayomi Seluruh Elemen di Kalbar

Baca: Laskar Madura Ajak Dinginkan Suasana Pilkada

"UU tentang perlindungan anak perlu ditindaklanjuti pencegahan dan penegakan hukumnya jangan biarkan UU itu tidak memiliki sanksi yang jelas begitu," ucap Guntur.

Kemudian, Guntur menekankan bahwa saat ini belum sepenuhnya lembaga pendidikan yang aman bagi generasi bangsa. Menurutnya hanya pesantrenlah lembaga pendidikan yang aman.

"Hanya Pesantren bagi saya tempat pendidikan yang aman bagi generasi bangsa, karena di pesantren semua di didik dan mengutamakan Adab terhadap siapapun," pungkas Guntur. (Dap)

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved