7 Terduga Pelaku Pengeroyokan Bantah Benturkan Kepala dan Rusak Kelamin Audrey

Selanjutnya mereka langsung menuju Jalan Sulawesi bermaksud menyelesaikan masalah, tapi ada pertengkaran sehingga terjadi perkelahian.

7 Terduga Pelaku Pengeroyokan Bantah Benturkan Kepala dan Rusak Kelamin Audrey
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONI
Para pelaku dan saksi pengeroyokan Audrey (14) melakukan permintaan maaf dan klarifikasi terkait kasus pemukulan. 

7 Terduga Pelaku Pengeroyokan Bantah Benturkan Kepala dan Rusak Kelamin Audrey

PONTIANAK - Sebanyak tujuh pelaku   dari 12 yang melakukan kekerasan dan berstatus sebagai pelajar SMA,  terhadap seorang siswi SMP di Kota Pontianak melakukan konferensi pers terkait kasus yang membuat nama mereka viral  se Indonesia disela-sela pemeriksaan secara intensif oleh  penyidik di Unit PPA Satreskrim Polresta Pontianak.

Para pelaku meminta maaf pada keluarga korban dan mengaku menyesal atas kejadian tersebut.

Mereka satu persatu mengutarakan klarifikasi dan meluruskan isu yang beredar dimedia sosial.

Ketujuh  terduga pelaku penganiayaan terhadap AU (14) adalah  Cc, De, LL, EC, TR, BN, dan DA. Mereka mengakui telah melakukan perkelahian namun beberapa hal juga dibantah.

"Saya salah satuh pelaku dari 12 orang yang disebutkan melakukan pengeroyokan terhadap AU,  saya minta maaf atas semua yang terjadi baik pada korban, keluarga maupun para netizen," ucap satu diantara pelaku saat melakukan konferensi pers, Rabu (10/4/2019).

Dari penuturan para terduga pelaku pengeroyokan, mereka tidak melakukan pengeroyokan, yang ada adalah duel satu lawan satu dan bergantian melakukannya tidak sekaligus.

Baca: Pejabat, Artis, Youtuber dan Selebram Menjenguk Audrey dan Memposting di Medsos, Ini Komentar KPPAD

Baca: Inilah Pengakuan dari Tersangka dan Saksi Penganiayaan Siswi SMP, Bantah Semua Tuduhan di Medsos!

Kemudian mereka mengklarifikasi bahwa  mereka tidak ada melakukan kekerasan terhadap alat vital AU seperti yang dituduhkan. 

"Kami tidak pernah melakukan pencolokan alat vitalnya (AU), Tolong jangan menghakimi kalai tidak tahu perihal yang sesungguhnya," ucap satu diantara mereka sambil menangis.

Setidaknya dari tujuh terduga pelaku tersenut, dua diantaranya mengaku ada permasalah pribadi dengan AU.

Halaman
1234
Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved