Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2, Gusti Ramalana: Upaya Mengintensifkan Pendapatan Daerah

Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2, Gusti Ramalana: Upaya Mengintensifkan Pendapatan Daerah

Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2, Gusti Ramalana: Upaya Mengintensifkan Pendapatan Daerah
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Mempawah Gusti Ramlana saat melakukan pembayaran pajak, di Kantor Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD)┬áKabupaten Mempawah, Rabu (10/4/2019). 

Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2, Gusti Ramalana: Upaya Mengintensifkan Pendapatan Daerah

MEMPAWAH - Bupati Mempawah Gusti Ramlana menyebutkan bahwa pekan panutan pembayaran Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), sebuah upaya mengintensifkan pendapatan daerah.

"Ini upaya untuk mengintensifkan pendapatan kita, terutama untuk mengingatkan kita yang wajib pajak," ujar Ramlana, Rabu (10/4/2019).

Kemudian, Ia menuturkan bahwa dalam hal ini Aparatur Sipil Negara (ASN), agar dapat mempelopori patuh dalam pembayaran pajak ini.

"ASN agar dapat jadi pelopor, dan sebagai panutan serta contoh pada masyarakat. Agar taat dan patuh dalam kewajiban membayar pajak," ungkapnya.

Kedepan, Ramlana mengatakan bahwa perlu adanya upaya-upaya lain dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.

Baca: Kasus Audrey Jadi Sorotan Dunia, Hotman Paris Minta Jokowi Segera Tangani

Baca: Ada 20 Lebih Paket Lelang di Kapuas Hulu Diawasi TP4D

Baca: Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2, Irnawati: Tingkatkan Kesadaran Masyarakat

Baca: Pemkot Singkawang Minta Hotel dan Restoran Untuk Lakukan Sertifikasi

"Perlu upaya-upaya lain, baik yang menyangkut regulasi dan mekanisme kerja. Ini akan kita lebih tingkatkan lagi, seperti halnya regulasi penyesuaian NJOP (Nilai Jual Objek Pajak-red)," jelasnya.

Lebih jauh, Ramlana menerangkan bahwa NJOP harus sesuai dengan perkembangan Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) dan lain sebagainya.

"Untuk itu, kita juga imbau kepada masyarakat untuk taat dan patuh, dalam membayar pajak," imbaunya.

Tak hanya itu, Ia menegaskan kepada masyarakat agar tidak telat dalam menbayar pajak.

"Karena ini yang akan menunjang pembangunan di daerah kita, dan memang pajak ini dari rakyat untuk rakyat," tutup Ramlana. 

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved