Kapolresta Pontianak Jelaskan Kondisi Awal Terkait Perkembangan Kasus Au

Kombes Anwar menyampaikan, dengan tersebarnya video yang menjadi viral tersebut, berawal dari kisah mantan pacar pelaku

Kapolresta Pontianak Jelaskan Kondisi Awal Terkait Perkembangan Kasus Au
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Kapolresta Pontianak, Kombes M.Anwar Nasir (dua dari kanan), bersama Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono (dua dari kiri), Kepala Kejaksaan Negeri Pontianak, Refli (kanan) dan Ketua Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalimantan Barat, Eka Nurhayati Ishak (berjilbab),memberikan keterangan kepada awak media dalam konferensi pers di hotel Kapuas Palace, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (10/4/2019). Konferensi pers ini terkait kasus penganiayaan seorang siswi SMP yang dilakukan oleh sejumlah siswi SMA di Pontianak. Permasalahan ini berawal dari sindir-menyindir tentang mantan pacar pelaku, karena salah satu mantan pacar pelaku itu adalah pacar dari sepupu korban, dan juga salah satu orang tua pelaku pernah meminjam uang kepada korban sejumlah Rp.500 ribu (sudah dikembalikan), namun korban suka mengungkit-ungkit sehingga pelaku merasa tersinggung. 

Kapolresta Pontianak Jelaskan Kondisi Awal Terkait Perkembangan Kasus Audrey

PONTIANAK- Menanggapi kasus Audrey yang sangat menyita publik, Kapolresta Pontianak, Kombes M Anwar Nasir, ikut turut menjelaskan kronologi kasus penganiayaan seorang siswi SMP yang dilakukan oleh sejumlah siswi SMA di Pontianak, Rabu (10/4/2019).

Dikatakannya, terjadinya perkelahian antara korban dan pelaku terjadi pada 29 Maret 2019, tepatnnya di kawasan belakang Pavilion Informa, Jalan Sulawesi, Pontianak, sekira pukul 14.30 WIB.

Kombes Anwar menyampaikan, dengan tersebarnya video yang menjadi viral tersebut, berawal dari kisah mantan pacar pelaku. Hal ini karena salah satu mantan pacar pelaku adalah pacar dari sepupu korban, dan juga salah satu orang tua pelaku pernah meminjam uang kepada korban sejumlah Rp 500 ribu dan sudah dikembalikan.

Baca: Gubernur Kalbar Beri Pernyataan Terhadap Pelaku Tindak Kekerasan Audrey

Baca: VIDEO: Konferensi Pers, Kepala SMPN 17 Pontianak Buka Suara Terkait Kasus Audrey

Baca: Polresta Pontianak Beberkan Kronologi Kejadian Penganiayaan Audrey

Dengan menyisir perkembangan tersebut, setelah diterimanya laporan Kapolresta Pontianak mengungkapkan bahwa Kanit Lidik langsung menindak lanjuti dan mendatangi calon tersangka tersebut.

"Sudah dilakukan penyelidikan terhadap calon tersangka ini, pada hari Jumat setelah seminggu setelah kejadian. Dan selanjutnya ada upaya mediasi dari pelaku kepada korban untuk bermediasi pada jam 4 dan belum mendapatkan titik terang," ungkap Anwar.

Selanjutnya kasus ini ditangani oleh Satreskrim unit PPA disebabkan di Polsek tidak ada unit PPA. Selanjutnya memanggil kembali orang tua dari korban, untuk dilakukan pelaporan ulang.

Selain itu, pada tanggal 8 April dilakukan BAP dari ibu korban untuk melakukan rekam medik untuk penanganan kasus tersebut yang sudah seminggu lewat ke RS Mitra Medika.

"Pada tanggal 9 April, Kapolresta Pontianak tersebut menyampaikan dilakukan interogasi tambahan terhadap RS pro Medika," sebutnya melalui press conference di Kapuas Palace.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved