Figo : Pelayanan Paspor Online Sudah Menjadi Tuntutan Zaman

Lerry Kurniawan Figo mengatakan pelayanan pendaftaran pembuatan paspor secara online itu sudah sesuai dengan tuntutan zaman

Figo : Pelayanan Paspor Online Sudah Menjadi Tuntutan Zaman
TRIBUNPONTIANAK/M Wawan Gunawan
Antrian pembuatan pasport di Kantor Imigrasi Kabupaten Sambas, tampak puluhan orang hingga ratusan orang setiap harinya rela mengantre untuk membuat Pasport, Rabu (10/4/2019). 

Figo : Pelayanan Paspor Online Sudah Menjadi Tuntutan Zaman

SAMBAS,- Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Sambas Lerry Kurniawan Figo mengatakan pelayanan pendaftaran pembuatan paspor secara online itu sudah sesuai dengan tuntutan zaman.

"Jadi sebetulnya inikan sebuah sistem baru yang mana masyarakat dan kita semua harus menyesuaikan dengan zamannya," ujarnya, Rabu (10/4/2019).

"Kita tahu sendiri bahwa pelayanan berbasis online itu sudah disediakan fasilitas oleh Kementerian Hukum dan HAM. Jadi masyarakat harus beralih tidak lagi melakukan pendaftaran secara manual karena dengan sistem online masyarakat diberi kemudahan akses untuk mendaftar dab tidak terbatas oleh waktu dan tempat," bebernya.

Baca: Imigrasi Sambas Tolak Layani Pemohon Paspor Melalui Calo

Baca: FOTO: Kapolresta Pontianak Kombes Muhammad Anwar Nasir menjenguk korban penganiayaan di RS Promedika

Baca: Fakta-fakta Baru Kasus Dugaan Pengeroyokan Siswi SMP Pontianak, Pernah Pinjam Uang

Menurutnya, dengan menggunakan Pendaftaran pembuatan pasport secara online. Memang memiliki dua sisi positif dan negatif. Positifnya tentu akan mempermudah masyarakat untuk melakukan pendaftaran dan negatifnya Sambas masih masih memiliki keterbatasan dalam penggunaan aplikasi ataupun pendaftaran online.

"Disisi lain kita harus melihat juga karena kemajuan teknologi jaringan kemampuan orang menggunakan aplikasi itu kan mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Mungkin di daerah perkotaan dan di daerah pedesaan seperti yang kita tahu punya perbedaan medan tersendiri," ungkapnya.

Untuk itu, ia berharap agar masyarakat buang masih belum bisa menggunakan aplikasi online agar bisa diberikan kemudahan. Ataupun disediakan layanan dengan dibantu oleh petugas agar bisa mendaftar online.

Dengan demikian kata Figo, jika memang sudah semakin banyak masyarakat yang menggunakan aplikasi dan pendaftaran online. Maka ia berharap server dari imigrasi juga harus kuat dan mampu menampung antusiasme masyarakat.

Hal itu penting, agar semua masyarakat yang ingin membuat Pasport bisa mendaftar dan mengambil antrian melalui aplikasi online.

"Harapan kita jangan sampai nanti aplikasinya lelet, gudang sering gangguan. Karena kalau hal itu terjadi, bisa mengganggu pelayanan pembuatan pasport bagi masyarakat," tutupnya.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved