Ditahun Politik, Kapolda Ajak Media Edukasi Masyarakat

Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono mengajak untuk media terus mengedukasi dan memberikan pendidikan politik masyarakat

Ditahun Politik, Kapolda Ajak Media Edukasi Masyarakat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono saat memberikan cindremata kepada PemRes Tribun Pontianak, Ahmad Suroso. DHO 

Ditahun Politik, Kapolda Ajak Media Edukasi Masyarakat

PONTIANAK - Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono mengajak untuk media terus mengedukasi dan memberikan pendidikan politik masyarakat terlebih ditahun politik.

Hal ini diungkapkannya saat menggelar tatap muka bersama media yang ada di Kalbar guna menjaga sinergisitas di Pemilu 2019.

Menurut Irjen Pol Didi Haryono, antara Polri dan media diibaratkan dua abang adik, saling membutuhkan dan saling memerlukan, bisa dibedakan, tapi tidak bisa dipisahkan, serta bagaikan dua sisi mata uang.

Diterangkannya, pemanfaatan media elektronik dan medsos lainnya berkembang sangat luar biasa apalagi suasana pemilu, maka diperlukannya kebijaksaan dalam pengelolaan terutama pemberitaan.

Baca: Pemerintah Ajak Generasi Muda Kapuas Hulu Pertahankan NKRI dan Pancasila

Baca: AAUI Cabang Pontianak Gelar Workshop Keagenan

Baca: Syahrini Pakai Celana Sangat Ketat Saat Manggung, Netizen Gagal Fokus Lihat Perutnya!

Baca: Customs Visit Goverment: Bea Cukai Kunjungi Kantor Gurbernur Kalimantan Barat

Maka diharapkan masyarakat juga tidak terjebak arus global dan menjurus ujaran kebencian maupun hasutan antar etnis agar tidak terjerat dalam kasus ITE. Seperti yang diketahui, kata dia, dari 714 etnis di Indonesia, 17 etnis diantaranya ada di Kalbar.

"Kalbar 2018 ada 5 kasus ITE ada yang diselesaikan dengan mediasi, dan di teruskan ke pengadilan, di 2019 ada 3 yang kita proses, sebenarnya ini miris karena membahas agama, etnis," ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolri, kata Irjen Pol Didi Haryono memuji kinerja Polda Kalbar yang dapat menjaga khamtibmas pada Pilkada 2018 lalu padahal masuk ke dalam daerah yang rawan.

"Mereferensi yang sudah dilakukan 2018, harus bisa dipertahankan dan ditingkatkan dengan membangun kebersamaan, satu sikap untuk terus menjaga Kalbar tetap aman," harapnya.

Irjen Pol Didi Haryono pun mengungkapkan, jika untuk pemilu 2019 ini pihaknya ada 4 pola keamanan Mulai dari aman, rawan 1, rawan 2 dan rawan 3.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved