VIDEO: Kasus Pengeroyokan 12 Siswi SMA pada Siswi SMP, KPPAD Kalbar Carikan Jalan Tengah

Si korban di tendang, dipukul, di seret sampai kepalanya di benturkan di aspal dan ada pengakuan bahwa perbuatan pelaku juga pada bagian vital korban

Kasus Pengeroyokan 12 Siswi SMA pada Siswi SMP, KPPAD Kalbar Carikan Jalan Tengah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Komisi Perlindungan dan Penanganan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar menggelar konferensi pers terkait peristiwa memilukan dalam dunia pendidikan Kota Pontianak, dimana 12 pelajar SMA yang notabenenya dibawah umur telah melakukan tindakan kriminal dengan mengaaniaya seorang siswi SMP.

Ketua KPPAD Kalbar, Eka Nurhayati Ishak dalam konferensi persnya, mengaku akan mencari jalan tengah terhadap penyelesaian kasus tersebut. Mengingat baik korban maupun pelaku sama-sama masih dibawah umur.

Eka, menjelaskan pihaknya menerima pengaduan tanggal 5 April, sekira pukul 13.00, dimana korban di dampingi oleh ibunya menyampaikan bahwa korban menerima kekerasan fisik yang menyebabkan anaknya terjadi kekerasan fisikis.

Baca: VIDEO: Ini Kronologi Lengkap Penganiayaan 12 Pelajar SMA terhadap Siswi SMP Pontianak

Baca: Hadiri Pelatihan Saksi Parpol, Kapolsek Meranti Beri Pesan Kamtibmas

"Si korban di tendang, dipukul, di seret sampai kepalanya di benturkan di aspal dan ada pengakuan bahwa perbuatan pelaku juga pada bagian vital korban," ucap Eka Nuryati saat memberikan keterangan pada awak media, Senin (8/4/2019).

Akibat perlakuan brutal dari para pelajar yang berasal dari berbagai sekolah itu, Eka menjelaskan korban mengalami muntah kuning dan saat ini opname di rawat di salah satu rumah sakit Kota Pontianak. Sedangkan pelaku utama ada tiga orang dan sembilan sabagai tim hore yang membantu.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved