Tingkatkan Kemampuan Baca Tulis Siswa, Badan Bahasa dan Perbukuan Latih Instruktur Nasional

Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pembinaan Bahasa

Tingkatkan Kemampuan Baca Tulis Siswa, Badan Bahasa dan Perbukuan Latih Instruktur Nasional
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Suasana Acara kegiatan Bimbingan Teknis Instruktur Literasi Baca-Tulis Tingkat Nasional, di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, senin (8/4/ 2019). 

Tingkatkan Kemampuan Baca Tulis Siswa, Badan Bahasa dan Perbukuan Latih Instruktur Nasional

JAKARTA - Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis Instruktur Literasi Baca-Tulis Tingkat Nasional, di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada tanggal 8 sampai 14 April 2019.

Kegiatan ini diikuti 120 orang peserta, terdiri atas guru, pegiat literasi, dan penyuluh bahasa yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia.

Bimbingan Teknis Instruktur Literasi Baca-Tulis Tingkat Nasional ini dibuka oleh Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Dadang Sunendar.

Turut hadir dalam acara pembukaan ini para pejabat di lingkungan Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan.

Kegiatan bimbingan teknis ini bertujuan untuk menghasilkan instruktur literasi baca-tulis tingkat nasional yang andal dan mampu memberikan pelatihan literasi baca-tulis kepada para fasilitator literasi baca-tulis di tingkat regional.

Baca: PREDIKSI SKOR Liverpool Vs Porto Perempat Final Liga Champions, Siaran Langsung RCTI Jam 02.00 WIB

Baca: Gelar Dialog Interaktif, KNPI Ganden IAIN Pontianak

Baca: Pagi Ini Putussibau Diguyur Hujan, Ini Prediksi Cuaca di Kapuas Hulu

Baca: VIDEO: Kabut Mulai Selimuti Kota Pontianak dan Sekitarnya

Dalam kegiatan ini peserta akan dibekali pemahaman dan pelatihan tentang literasi baca-tulis (baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat), pemahaman berbagai macam jenis teks dan menulis kreatif, serta berlatih bernalar aras tinggi (BAT).

"Pemerintah mempunyai peran penting dalam upaya membangun pendidikan karakter bangsa. Oleh karena itu, Pemerintah bersama-sama dengan masyarakat harus ikut ambil bagian dalam Gerakan Literasi Nasional untuk menciptakan ekosistem pendidikan dan kebudayaan yang berorientasi pada penumbuhan budi pekerti," ujar Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Dadang Sunendar, saat membuka acara Bimbingan Teknis Instruktur Literasi Baca-Tulis Tingkat Nasional, di Jakarta, Kamis (8/4/2019).

Sejalan dengan itu, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 4 ayat (5) menyatakan, bahwa upaya mencerdaskan bangsa dilakukan melalui pengembangan budaya baca, tulis, dan hitung bagi segenap warga masyarakat.

Dalam rangka itu pula, pada tanggal 18 Agustus 2015 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan suatu gerakan penumbuhan budaya baca-tulis yang bertajuk “Gerakan Literasi Sekolah” dengan tema “Bahasa Penumbuh Budi Pekerti”.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved