Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak Gelar Pelatihan Pekerti Bagi Dosen

STIK Muhammadiyah Pontianak menggelar Pelatihan Pengembangan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (Pekerti) bagi Dosen

Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak Gelar Pelatihan Pekerti Bagi Dosen
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pelatihan Pengembangan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (Pekerti) bagi Dosen oleh Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah Pontianak 

Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak Gelar Pelatihan Pekerti Bagi Dosen

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah Pontianak menggelar Pelatihan Pengembangan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (Pekerti) bagi Dosen.

Dimana acara tersebut dilangsungkan di Ruang Amphi Theater, Gedung K.H. Ahmad Dahlan, Lantai VI, Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah Pontianak pada tangggal 29-31 Maret 2019 lalu.

Kepala Pusat Humas, Promosi dan PMB STIK Muhammadiyah Pontianak, Usman mengatakan bahwa kegiatan pekerti ini diikuti oleh 27 peserta.

"Peserta ini tersebar dari berbagai instansi universitas dan perguruan tinggi yang ada di Kalbar," ujar Usman berdasarkan rilis yang diterima Tribun, Selasa (9/4/2019).

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Persebaya Vs Arema FC Final Piala Presiden 2019 di Indosiar

Baca: Main Mobile Legends Pakai XL Axiata Dijamin Gak Pake Nge-Lag

Baca: Kronologi Siswi SMP Pontianak Dikeroyok Siswi SMA, Korban Alami Muntah Kuning dan Masuk Rumah Sakit

Lebih lanjut, Usman menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kerjasama antara STIK Muhammadiyah dan LP3M Untan.

"Kegiatan ini bertujuan untuk melatih dosen muda, bagaimana teknik mengajar pada mahasiswa, jadi didalam kegiatan juga ada simulasi," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pekerti Jaka Pradika menyebutkan bahwa pekerti merupakan program yang ditujukan pada dosen-dosen baru.

"Hal ini merupakan prasyarat untuk nantinya bisa mengikuti pelatihan lanjutan AA (Applied Approach-red)," jelasnya.

Lebih jauh, Ia mengatakan bahwa ini merupakan program yang diberikan kepada para dosen, untuk melatih kemampuan sebagai tenaga pendidik.

"Agar dapat mempersiapkan program pembelajaran dengan baik, dan agar dosen memiliki keterampilan mengajar, serta dosen bisa melakukan evaluasi terkait proses pembelajaran," terangnya.

Kemudian, Jaka menuturkan bahwa pelatihan ini merupakan dasar, untuk menciptakan dosen-dosen yang berkualiatas dan profesional.

"Karena apa, dari mulai mempersiapan program pembelajaran hingga evaluasi sudah tertuang dalam pelatihan ini," ungkapnya.

Selain itu, Jaka memaparkan bahwa dalam pelatihan juga disampaikan tentang strategi peningkatan kualitas pendidikan, teori pembelajaran dan lain sebagainya

"Kedepan kita akan melakukan pelatihan lanjutan, yaitu pelatihan Applied Approach. Dan pelatihan ini hanya boleh diikuti para dosen yang sudah mengikuti pekerti," pungkasnya

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved