Maruli : Ini Untuk Peningkatan Produktivitas PMI Purna Berusaha

Ia menuturkan, para PMI yang hadir dalam kegiatan hari ini mereka sudah memiliki embrio-embrio usaha yang bisa di kembangkan.

Maruli : Ini Untuk Peningkatan Produktivitas PMI Purna Berusaha
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Wawan Gunawan
Kegiatan Edukasi Literasi Keuangan bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalbar dan Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP3TKI) Pontianak Maruji Marullang, Selasa (9/4/2019) 

Maruli : Ini Untuk Peningkatan Produktivitas PMI Purna Berusaha 

 SAMBAS - Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP3TKI) Pontianak Maruji Marullang mengatakan, kegiatan Edukasi Literasi Keuangan bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Barat, dengan melibatkan 100 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) Purna Berusaha di Kabupaten Sambas, adalah untuk memberi pengetahuan dan menajemen kepada para PMI tersebut.

Menurutnya, selama ini PMI yang menjadi sorotan orang adalah yang bermasalah. Padahal Kata Maruli tidak sedikit juga diantara mereka yang sudah sukses. Untuk itu, kegiatan yang dilaksanakan hari ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dari pada PMI. 

Baca: BMKG Pantau 45 Titik Panas di Kalbar

Baca: VIDEO: Kegiatan Edukasi Keuangan, Ini Penjelasan Kepala OJK Kalbar

"Mereka sangat banyak yang berhasil atau yang sukses ini yang luput dari perhatian masyarakat. Banyak pekerja-pekerja migran yang sudah berhasil Tapi selama ini tidak terekspos," ungkapnya, Selasa (9/4/2019).

Oleh karenanya, kegiatan Edukasi Literasi Keuangan bagi PMI yang sudah purna berusaha itu diharapkan mampu memberikan pengetahuan baru kepada para PMI yang akan memulai usaha barunya. 

"PMI yang bekerja keluar negeri itu pada saat kembali ke dalam negeri mereka digarapkan bisa mempergunakan penghasilan selama bekerja di luar negeri untuk hal-hal yang produktif," tuturnya.

"Maka dengan adanya kerjasama kita dengan OJK dan Bank Kalbar kami berharap para TNI purna berusaha ini dapat memanfaatkan penghasilan selama di luar negeri untuk hal-hal yang produktif," sambung Maruli.

Ia menuturkan, para PMI yang hadir dalam kegiatan hari ini mereka sudah memiliki embrio-embrio usaha yang bisa di kembangkan.

Salah satunya adalah usaha pembuatan tenun Sambas yang memang saat ini dikembangkan oleh para mantan TKI di luar negeri itu.

"Khususnya untuk pekerja migran yang 100 orang ikut pada hari ini. mereka sudah mempunyai embrio usaha, salah satunya adalah tenun. Sehingga usaha yang sudah ada selama ini bisa di tingkatkan, melalui kerjasama dengan OJK dan Bank Kalbar mereka bisa lebih meningkatkan usaha yang sudah ada selama ini menjadi yang lebih bagus mereka akan lebih besar harapan kita," kata Maruli.

Yang mana pada akhirnya diharapkan selain memiliki penghasilan sendiri, dan bisa membuka lapangan kerja untuk dirinya dan keluarga maupun lingkungan sekitar. 

Diharapkan juga para pekerja imigran ini tidak lagi kembali bekerja keluar negeri, karena sudah memiliki lapangan usaha sendiri.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved